Kabargolkar.com - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim akan mengakhiri masa jabatannya pada 12 Mei 2022.
Rusli Habibie dan Idris Rahim berpamitan dengan ASN, serta para honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
“Alhamdulillah, saya sangat bangga apel terakhir saya dan wagub banyak yang hadir,” kata Rusli Habibie memimpin apel gabungan perdana seusai libur dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah di halaman Museum Purbakala, Kota Gorontalo, Senin (9/5).
Apel pagi yang dirangkaikan dengan silaturahmi itu penuh rasa haru saat sejumlah pegawai memberikan kesan dan pesan, selama bekerja di bawah kepemimpinan keduanya.
Selain dengan pimpinan dan staf organisasi perangkat daerah (OPD), Rusli juga berpamitan kepada seluruh pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
“Sisa tiga hari lagi masa jabatan, kami mohon pamit. Saya juga ingin mengucapkan permohonan maaf (apabila) selama 10 tahun ini banyak hal yang kurang berkenan, baik itu tutur kata dan perbuatan,” kata Rusli Habibie.
Dalam pertemuan Silaturhami Idul Fitri dengan para pimpinan Partai Politik di rumah makan Anggelato, Kota Gorontalo, Rusli Habibie sempat mengomentari masa depannya setelah meletakkan jabatannya sebagai Gubernur Gorontalo pada 12 Mei mendatang. Di hadapan wartawan, Rusli mengatakan, soal masa depan karir politiknya tergantung perintah DPP Partai Golkar.
“Memang banyak juga yang tanya ke saya, apa langkah politik selanjutnya. Tentunya sebagai ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo saya selalu siap untuk Partai Golkar. Dan untuk maju ke DPR-RI atau lainnya saya akan menunggu perintah dari DPP Partai Golkar, jangan sampai saya sudah kampanye dimana-mana, tapi DPP menugaskan yang lain,” tegas Rusli Habibie seperti yang kami lansir dari laman Gorontalopost.id.