Kabargolkar.com - Golkar Bali serius memajukan pertanian di Pulau Dewata. Hal itu dibuktikan dengan mengundang para petani mengikuti pelatihan okulasi dan registrasi kebun alpukat di Sekretariat Golkar Bali, Senin (30/5). Tidak hanya pemberian bibit, Golkar Bali juga turun tangan melakukan pelatihan supaya buah yang dihasilkan petani bernilai tinggi dan siap ekspor.
Ketua DPD Golkar Bali, Dr. I Nyoman Sugawa Korry menyambut baik antusias petani yang sangat tinggi. Buktinya peserta yang ditargetkan hanya 300 orang, namun membludak menjadi 400 orang.
Pelatihan ini menghadirkan 3 narasumber, yakni dari Dinas Pertanian Provinsi Bali, BBI (Balai Benih Ikan) Provinsi Bali, dan Ketua Perkumpulan Eksportir Manggis dan Hortikultura Indonesia, Jro Putu Tesan yang juga Ketua Badan Pembinaan dan Pemberdayaan Petani Golkar Bali.
“Kami Partai Golkar selalu diajarkan oleh Ketua Umum kami, Bapak Airlangga Hartarto bahwa semua kader di mana pun tingkatannya, mengimplementasikan doktrin karya kekaryaan. Artinya semua kader harus melengkapi dirinya dalam kualitas sumber daya manusia yang mampu berbuat nyata melalui karya nyata kepada masyarakat lingkungannya,” ucap Sugawa Korry.
Golkar Bali tegasnya berkomitmen memperkuat sektor pertanian melalui pemberian bibit jenis tanaman yang memiliki nilai ekspor tinggi sekaligus membangun hubungan industri pengolahan. Para petani dilatih tentang okulasi. Yang diajarkan adalah teknik menempel. Batang tempel jaminan mutu diberikan gratis.
Para petani juga dilatih registrasi kebun. Registrasi kebun adalah teknik penting dan selama ini diabaikan termasuk oleh pemerintah. “Padahal registrasi ini akan menentukan hasil kebun supaya dianggap layak dalam komoditi ekspor dan nilainya lebih baik,” tandas Sugawa Korry sembari mengajak para peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh.
“Kami di Golkar Bali mengedepankan politik kesejahteraan. Bukan politik adu domba atau politik intimidasi atau yang menyebabkan disintegrasi bangsa. Dengan politik bagaimana kesejahteraan terangkat dan kedamaian bisa terwujud. Itu yang ingin kami kembangkan di masyarakat,” tuturnya.
Melalui acara tersebut, Sugawa Korry mengatakan Golkar Bali memasang target membentuk 1.000 penyuluh petani mandiri yang disatukan menjadi keluarga besar untuk kemajuan pertanian Bali. (jawapos.com)