Kabargolkar.com - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Muhammad Sarmuji tak memersalahkan bila pemilihan kepala daerah serentak 2024 dimajukan waktunya. Malah dirinya menilai usulan yang dilontarkan Ketua Komisi Pemilihan Umum Hasyim Asyari, cukup menarik.
“Usulan itu merupakan ide menarik,” kata Sarmuji, Jumat (26/8/2022).
Wakil Ketua Komisi VI DPR memandang, pemajuan jadwal pilkada serentak masih cukup masuk akal, sekalipun penyelenggaraannya terhitung lebih cepat.
“Karena yang usul KPU, biar KPU yang memaparkan skema penjadwalannya,” cetusnya.
Sebelumnya, Ketua KPU Hasyim Asyari mengusulkan agar pilkada serentak di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi dimajukan ke September 2024.
Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 mengamanatkan agar Pilkada 2024 digelar pada November (Pasal 201). Kesepakatan informal antara KPU, pemerintah, dan DPR pada 24 Januari lalu pun menyetujui Pilkada 2024 diselenggarakan 27 November 2024.
Menurut Hasyim, majunya jadwal ini sebagai bagian dari upaya mencapai keserentakan pelantikan kepala daerah pada Desember 2024. Dia menerangkan, pemungutan suara yang baru digelar November 2024 terlalu dekat dengan rencana pelantikan pada Desember 2024, mengingat selalu adanya potensi digelarnya pemungutan dan penghitungan suara ulang hasil sengketa di Mahkamah Konstitusi.