Yang pasti, sesuai hasil perbicaraan presiden dengan FIFA, induk federasi sepakbola dunia akan mereformasi total sistem persepakbolaan Indonesia, dari wasit, jadwal, hingga kelayakan stadion.
“PSM mendukung penuh langkah Pemerintah Indonesia dan FIFA terkait pembenahan standar keamanan stadion, termasuk kami siap jika Stadion Parepare akan diverifikasi ulang,” kata Sadikin,
Bahkan Sadikin mengaku sudah menunjuk konsultan untuk membenahi Stadion Gelora BJ Habibie yang merupakan markas skuad Juku Eja.
Menurut Sadikin Aksa pihak PSM Makassar tunduk sepenuhnya atas langkah yang ingin dilakukan Pemerintah Indonesia dan FIFA.
Bahkan ia menyebut langkah Pemerintah Indonesia berkolaborasi dengan FIFA menjadi momen penting pembenahan sepakbola Tanah Air.
Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim, menambahkan sampai saat ini PSM belum menerima penyampaian secara tertulis atau persuratan, tapi secara umum, manajemen sudah tahu rencana audit ulang stadion itu.
Pastinya, standar jadi bahan audit terkait safety matters. Pria akrab disapa Sule ini optimis Stadion BJ Habibie bisa lolos. "InsyaAllah Stadion BJ Habibie siap dan akan lolos audit," katanya.
Sule membeberkan, upaya memberikan keamanan dan kenyamanan sudah dilakukan manajemen dan panpel PSM sejak pekan pertama Liga 1.
Meski diakuinya masih ada kekurangan, namun hal tersebut terus dibenahi setiap selesai pertandingan.
"Setiap habis pertandingan, kami selalu mengevaluasi letak kekurangan. Kemudian kekurangan itu kami perbaiki di pertandingan selanjutnya. Alhamdulillah, sejak beberapa pertandingan sebelumnya, panitia pelaksana sangat ketat soal tiketing, bahkan, screening tiket sampai dua kali," tuturnya.
Soal wacana membatasi penonton di stadion, menurut Sule, bisa saja muncul setelah audit stadion dilakukan.
Pihaknya pun siap menjalankan jika hal tersebut jadi keputusan.
"Seperti yang disampaikan Direktur Utama PSM, Pak Sadikin Aksa, beberapa waktu lalu, PSM ingin menciptakan suasana penonton di stadion itu merasa aman dan nyaman. Aman dan nyaman saat datang, aman dan nyaman saat pulang," sebutnya.
Untuk pengamanan pasca tragedi Kanjuruhan, pihaknya akan mengutamakan pencegahan. Sule mengatakan, Pak Sadikin Aksa menekankan mitigasi risiko.
"Jadi, jauh-jauh hari sebelum pertandingan kami selalu mengimbau kepada suporter untuk sama-sama menjaga keamanan. Bahkan, saat pertandingan sudah berlangsung pun, Pak Sadikin berkeliling stadion melihat apa-apa yang kurang," tuturnya.
Kalau pun dilakukan peninjauan ulang kelayakan stadion, PSM optimis bisa lolos. Lantaran suporter PSM memiliki kedewasaan.
Dari beberapa pertandingan sebelumnya, suporter tim lawan bahkan sangat aman dan nyaman di Stadion BJ Habibie.
"Mereka bisa bebas menyanyikan chant, mendukung timnya lawan PSM di Stadion BJ Habibie. Ini pemandangan yang jarang ada di Liga Indonesia. Saya pikir ini bisa menjadi poin plus kita saat verifikasi atau audit ulang nanti," tandasnya.
Sejak Liga 1 musim 2022/2023 bergulir, GBH selalu dipenuhi 15 hingga 18 ribu suporter yang ingin menyaksikan langsung PSM bertanding di stadion berkapasitas 20 ribu penonton ini.
Kehadiran penonton ini memberi dampak positif bagi penampilan Willem Jan Pluim cs.
Terbukti, dari lima laga dimainkan PSM di Stadion BJ Habibie, Laskar Pinisi belum terkalahkan. Meraih empat kemenangan dan sekali hasil imbang.
Catatan tersebut menjadikan Stadion BJ Habibie, angker bagi tim tamu.
Pelatih PSM Bernardo Tavares mendukung penuh verifikasi jika memang demi kebaikan. Dengan begitu, kata dia, para suporter bisa lebih aman dan nyaman ketika menonton.(tribunnews.com)