Sementara menurut Ketua Harian Partai Golkar Ogan Ilir, Irwan Noviatra mengatakan, dengan tidak dicairkan bantuan keuangan oleh Pemkab Ogan Ilir kepada Partai Golkar Ogan Ilir, jelas ini sudah menjadi masalah besar dengan Partai Golkar,
"Jadi masalah belum dicairkannya bantuan ini, bukan lagi antara Pemkab Ogan Ilir dengan H Endang PU Ishak, tapi sudah berurusan dengan Partai Golkar,’’ kata Irwan Noviatra.
Oleh karenanya, dengan tidak dicairkannya bantuan tersebut, pihaknya akan melaporkan ke DPP, Fraksi Golkar Pusat, termasuk ke Mendagri, karena sudah terjadi pelanggaran hukum dilakukan Pemkab Ogan Ilir .
Basri M Zahri, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Ogan Ilir, ketika dihubungi, belum bersedia berkomentar terkait sanggahan yang dibuat oleh Fraksi Golkar , untuk tidak mencairkan dana bantuan keuangan Partai Golkar.
“Saya posisinya hanya sebagai Sekretaris Fraksi, coba hubungi Ketua Fraksi Golkar saja, M Iqbal,’’pinta Basri M Zahri.
Ketua Fraksi DPRD Golkar Ogan Ilir M Iqbal ketika dihubungi mengatakan, bahwa belum cairnya dana bantuan keuangan untuk Partai Golkar Ogan Ilir, dipastikan belum lengkap.
“Untuk pencairan dana partai tersebut, tentu harus lengkap persyaratannya , kemungkinan belum cairnya dana partai tersebut, karena persyaratannya belum lengkap, apalagi kepengurusan DPD Partai Golkar Ogan Ilir sampai saat ini masih berproses di Mahkmah Partai (MP), sehingga Pemkab Ogan Ilir tidak boleh melakukan keberpihakan, selagi masalah di Partai Golkar belum selesai, jadi kalau dana partai itu dicairkan, artinya Pemkab Ogan Ilir melakukan keberpihakan,’’kata M Iqbal.
Wakil Bupati Ogan Ilir H Ardani SH didampingi Sekda Ogan Ilir H Muhsin Abdullah mengatakan, pihaknya akan melihat mekanisme managemen keuangan terlebih dahulu.
“Memang sampai akhir tahun 2022, bantuan keuangan untuk partai Golkar belum bisa kami mencairkan pada saat itu,’’kata Sekda H Muhsin Abdullah. Belum bisa dicairkannya dana bantuan keuangan untuk Partai Golkar Ogan Ilir kata Sekda H Muhsin Abdullah, lantaran ada sanggahan dari Fraksi Golkar di DPRD Ogan Ilir terkait bantuan tersebut.
’’Mereka Fraksi Golkar saat ini masih aktif, jadi dalam hal ini, kita harus berhati-hati jangan sampai salah, sehingga bantuan dana keuangan untuk partai Golkar, kita pending dahulu,’’kata H Muhsin Abdullah.
Sementara Wabup Ogan Ilir H Ardani, pada prinsifnya Pemkab Ogan Ilir akan mempelajari dan memprosesnya sesuai aturan”Kita akan liat kembali aturan tersebut, jangan sampai lari dari aturan,’’tukas Wabup H Ardani.