kabargolkar.com - Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi, Cek Endra menggelar rapat terbatas bersama pengurus Partai Golkar Provinsi Jambi. Hal itu dilakukan mengingat tepat pada hari ini 14 Februari 2023, bertepatan dengan 1 tahun menuju Pemilu 2024.
Cek Endra menyampaikan, dirinya juga membahas terkait perkembangan politik saat ini baik secara nasional maupun di Jambi khususnya.
"Pertama saya ingin menyampaikan perkembangan politik, karena saya sudah hadir tiga kali dalam pertemuan Nasional di Palembang, Manado, Bali baik target Golkar secara umum maupun di Provinsi Jambi," kata Cek Endra.
Ia juga mengatakan, rapat ini bertujuan untuk merapatkan barisan untuk menyemangati teman-teman pengurus Golkar sampai ke daerah sesuai bidang masing-masing.
Lebih lanjut, Cek Endra mengungkapkan jika secara struktural Golkar telah selesai, serta rekrutmen anggota Partai Golkar Provinsi Jambi merupakan yang tertinggi secara Nasional.
"Secara struktur kita sudah lengkap, termasuk juga rekrutmen anggota KTA. Kebetulan Jambi ini termasuk tertinggi secara nasional untuk rekrutmen dan input KTA," katanya.
Sementara itu, berbicara mengenai target dirinya mengatakan bahwa Partai Golkar Provinsi Jambi akan menargetkan lebih dari target secara Nasional.
"Sama, kita target 20 persen malah lebih, beberapa Kabupaten melebihi target dari pusat. Kalau 20 persen, dari 8 kursi DPR sekarang kita sudah memiliki dua, kalo 3 sudah lebih, sudah 30 persen lebih. Di Provinsi dari 7 insyaallah kita menuju sampai 12 kursi, target Ketua DPRD, Kabupaten/Kota juga lebih," jelasnya.
"Tinggal lagi Kepala Daerah nanti, berapa persen Golkar bisa merebut Kepala Daerah di 11 Kabupaten Kota termasuk provinsi," sambungnya.
Disamping itu, kata Cek Endra, jika kader-kader yang saat ini tengah menjabat hampir dipastikan bakal kembali maju dalam pemilu 2024. Ia juga mengatakan, bahwasanya akan ada tambahan kekuatan dari mantan Kepala Daerah yang maju pada Pileg mendatang.
"Hampir semua maju ditambah caleg-caleg baru, ada juga caleg-caleg kita karena kemarin mungkin jadi kepala daerah sekarang tidak jadi kepala daerah masuk. Ada dua mantan Bupati yang nyaleg di Provinsi, ada pak Syahirsah dan ada pak Sukandar. Yakin saya, ini tambahan baru dan mempunyai suara di masing-masing Kabupaten," kata Cek Endra.
"Di DPR RI juga hari ini ada HBA sama Saniatul, tapi yang masuk baru saya dengan pak AJB, jadi wajarlah masak kami berdua tidak bisa nambah," tegasnya.
Cek Endra meyakini, bahwa ini merupakan target yang wajar jika melihat komposisi Partai Golkar saat ini yang diisi oleh nama-nama tokoh besar seperti mantan Kepala Daerah yang secara elektabilitas dan popularitas cukup menjanjikan.