Dalam orasi keilmuan pembekalan politik dalam acara Dikpol tersebut, ditengah audiens Dedi Mulyadi menjelaskan ada beberapa karakter pemimpin di Indonesia yang dicintai dengan karakternya.
Diantaranya karakter pemimpin seperti Bung Karno yang memiliki gaya bahasa orasi yang ketika berbicara akan didengar dengan baik. Lalu karakter pemimpin seperti Suharto presiden kedua di negri ini yang memimpin dengan tertib administrasi dan detail dengan produk Repelita, GBHN dan banyak lainnya.
Lalu ada karakter seorang pemimpin yang juga memiliki ideologi keren seperti BJ Habibi dan Gus Dur yang juga menjadi karakter kepemimpinan yang patut di contoh. Dan patut dicontoh oleh kader kader Golkar di Purwakarta khususnya.
” Maka artinya berpolitik itu harus berkarakter dan memiliki visi dan misi yang terencana dengan baik,” pungkasnya.