Kabargolkar.com - Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Kota Jakarta Selatan Fauzan Fadel Muhammad berharap agar abad ke-2 Nahdlatul Ulama menjadi penanda kebangkitan baru organisasi. Dia pun harap NU berperan dalam membangun masa depan Indonesia yang maju dan bermartabat.
“Semoga momentum abad kedua NU ini menjadi penanda kebangkitan baru NU, memperkokoh keislaman dan keindonesiaan, meningkatkan kesejahteraan umat, serta membangun masa depan Indonesia yang maju dan bermartabat. Bersama Golkar berkomitmen ingin membentuk jiwa 'nahdliyin' pada anak muda, dengan memiliki jiwa kepemimpinan,” ujarnya, saat hadir pada Resepsi Puncak 1 Abad NU yang digelar oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Setiabudi, di Mesjid Al Bakrie, Jakarta Selatan, Sabtu (4/3/2023).
Selain itu, Fauzan juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan NU dengan peran para ulamanya dalam menjaga ukhuwah Islamiyah di masyarakat.
“Saya mengucapkan syukur, mengucapkan tasyakuran terima kasih dan bersyukur atas peran NU. Pada hari ini, di depan hampir 500 orang yang hadir, pada acara Haul Akbar, Golkar Jakarta Selatan menunjukan bahwa Golkar partai nasionalis yang cinta ulama. Selama satu abad NU telah memberikan warna yang luar biasa untuk perannya dalam membangun masyarakat, keislaman dan keindonesiaan, keislaman dan kebangsaan, persatuan dan kesatuan, serta kerukunan dalam keberagaman,” ucap Fauzan.
Menurutnya, sebagai organisasi Islam yang mengakar kuat di masyarakat, NU telah menjaga ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai segala tantangan-tantangan, baik dalam urusan spiritualitas maupun relasi sosial dengan berbagai lapisan kelompok kemasyarakatan.
“Sebagai organisasi Islam terbesar di dunia, NU layak berkontribusi untuk masyarakat. Dan, semenjak menahkodai Partai Golkar Jakarta Selatan, saya aktif hadir dalam kegiatan Islam yang ada di Jakarta Selatan. Bahkan ormas keagamaan Golkar, Satkar Ulama saya minta untuk aktif bersyiar untuk berjuang bersama warga Jakarta Selatan,” cetusnya.
Fauzan meyakini, memasuki abad kedua NU akan tumbuh semakin kokoh menjadi teladan dalam keberislaman yang moderat. Dia menginginkan agar NU tetap terdepan dalam membaca gerak zaman, perkembangan teknologi dan transformasi ekonomi, serta menjaga tatanan sosial yang adil dan beradab.
“Saya berharap agar NU merangkul dan memberi perhatian serius kepada generasi muda agar tetap mengakar kuat kepada tradisi dan adab ahlussunnah wal jamaah, serta terus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” pungkasnya.