Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Polemik Idul Fitri 2023 Berbeda Hari, Ketua DPD Golkar Jabar: Tetap Jaga Persaudaraan
  Irman   19 April 2023
Ketua DPD Partai Golkar Jabar Tubagus Ace Hasan Syadzily. (FOTO: ISTIMEWA)

Kabargolkar.com - Perbedaan hari raya Idul Fitri 2023 adalah sesuatu yang lumrah. Umat Islam di Indonesia bisa tetap menjaga ukhuwah atau persaudaraan.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Tubagus Ace Hasan Syadzily saat memberikan sambutan pada Konsolidasi dan Buka Puasa Bersama DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat, di Aula HBS Cimareme Ngamprah Bandung Barat, Selasa (18/4/2023).

"Momentum Ramadan harus mampu meningkatkan soliditas dan kekompakan kita, baik sebagai kader Partai Golkar maupun sebagai Umat Islam. Jika nanti terjadi perbedaan dalam penentuan Idul Fitri tetap kita harus saling menghormati," ujar Ace.

Kader Golkar, kata dia, tak perlu mempersoalkan hari lebaran jatuh pada Jumat 21 April atau Sabtu 22 April 2023.

Terpenting, kata dia, harus tetap menjaga persaudaraan. Jangan karena perbedaan penentuan tanggal lebaran, agama dan bangsa menjadi terpecah.

"Mari kita jaga ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam), ukhuwah basariah (persaudaraan sesama umat manusia) serta ukhuwah wathoniyah (persaudaraan sebangsa setanah air)," katanya.

Ace berharap, semua pihak dapat mentaati apa yang telah diputuskan pemerintahan sebagai jalan tengah untuk menghindari perbedaan pendapat yang terjadi.

Namun, bila masih terjadi perbedaan pendapat, hal itu tetap harus dihormati.

"Apa yg telah ditetapkan ulil amri (pemerintah) sebaiknya bisa menjadi salah satu mekanisme menghindari perbedaan. Sebab perbedaan pendapat dalam Fikih itu biasa, sesuatu yang biasa terjadi," papar Kang Ace.

Sebab, kata dia, dalam kaidah fikih disebutkan keputusan pemerintah itu menjadi jalan untuk menghilangkan silang pendapat.

"Yarfa’u al-khilaaf ini bisa menjadi pedoman kita semua. Sebab urusan ini sejalan dengan prinsip kemaslahatan publik, di mana sudah sepatutnya menjadi perhatian bersama agar tetap bisa menjaga kebersamaan dan ukhuwah," ucapnya.

Sebelumnya, pimpinan pusat Muhamaddiyah telah menentukan 1 Syawal 1444 Hijriah yaitu Idul Fitri 2023 jatuh pada 21 April 2023.

Sedangkan untuk pemerintah, masih menunggu hasil sidang isbat Lebaran 2023 yang akan digelar 20 April 2023. (tribunnews.com)

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.