Kabargolkar.com - Kemeriahan acara tahunan tradisi Syawal masyarakat Mustikajaya, Festival Adu Beduk dan Ngarak Dondang begitu luar biasa.
Stadion H.Natrom Nursyamsu Mustikajaya merupakan tempat yang selalu dijadikan kegiatan tersebut digelar.
Nurhayati, yang merupakan Cucu Almarhum H.Natrom Nursyamsu yang disela acara Festival Adu Beduk Ngarak Dondang (21/05/2023) mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Mustikajaya yang selalu antusias dan menjaga tradisi tahunan yang di gagas oleh Kakeknya dahulu.
“Adu Bedug dan Ngarak Dondang dahulu kegiatannya terpisah, Ngadu Bedug itu memang biasa dilaksanakan pada bulan Syawal setelah lebaran, dan Ngarak Dondang biasa dilakukan pada peringatan HUT RI ketika H.Natrom Nursyamsu menjabat sebagai Kepala Desa Mustikajaya dahulu, dan kemudian oleh Camat Mustikajaya Pertama kedua kegiatan tersebut disatukan dan Alhamdulillah tambah meriah, dan Almarhum H.Natrom Nursyamsu secara sukarela menghibahkan bidang tanahnya salah satunya bertujuan untuk mengumpulkan rakyat dalam dua perhelatan acara tersebut”, urai Nurhayati.
“Kalah menang dalam kegiatan yang dilombakan antar Kelurahan ini bukan hal penting, tapi berkumpulnya masyarakat satu kecamatan dalam satu tempat di lapangan H.Natrom Nursyamsu untuk berinteraksi dan bersilaturahmi itu yang terpenting,” tambah Nurhayati, yang juga sebagai Bakal Calon Anggota DPRD Kota Bekasi Partai Golkar di Dapil 3 Mustikajaya, Bantargebang dan Rawalumbu.
Dikesempatan yang sama Azhar Adam Sekretaris Badan Saksi Nasional Partai GOLKAR (BSNPG) sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan dan mendapatkan antusiasme masyarakat Kota Bekasi, menurutnya kegiatan yang penuh unsur budaya seperti ini harus dilestarikan agar generasi penerus memahami sejarah Bekasi secara utuh.
"Penyelenggara kegiatan kedepan harus memuat informasi nilai, filosofi dan pakem Adu Beduk dan Ngarak Dondang kepada Masyarakat sehingga Masyarakat teredukasi dengan baik, generasi penerus mengetahui fundamental kegiatan ini, khawatir masyarakat hanya tahu euforia kemeriahan dan keramaian saja, ini penting untuk kelestarian Budaya" ujar Adam yang juga bacaleg DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Kota Bekasi-Depok.
Kedua Fungsionaris Partai GOLKAR tersebut berharap kesadaran masyarakat terus bertumbuh untuk memahami Budaya dan kemudian ikut secara aktif melestarikan Budaya Kota Bekasi.