Kabargolkar.com - Anggota DPRD Komisi V dari fraksi Partai Golkar, Fitron Nurihksan, bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Banten, menggelar pelatihan tata boga bagi perempuan di Kabupaten Pandeglang, pada Rabu 14 Juni 2023.
Dalam pelaksanaan pelatihan tata boga dihadiri secara langsung oleh anggota DPRD Provinsi Banten Ketua Komisi V dari fraksi Partai Golkar, Fitron Nurihksan, anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, Habibi Arafat.
Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan keluarganya sehingga mampu berwirausaha atau bahkan membuka lapangan pekerjaan. Kegiatan pelatihan tata boga menjadi salah satu bagian upaya pemerintah untuk penguatan ekonomi bagi perempuan serta ketahanan keluarga.
”Dalam pelatihan kali ini, para peserta berjumlah sekitar 20 orang yang mayoritas perempuan, sasaran kami memang perempuan yang terdampak perekonomiannya serta mereka yang mau berkembang,” ungkap Fitron Nurihksan.
Dengan adanya pelatihan tata boga kedepan diharapkan dapat membantu para ibu rumah tangga menyalurkan bakat dan menambah perekonimian keluarganya.
"Salah satunya adalah perempuan domestik jadi mereka menjadi penopang ekonomi rumah tangga jadi salah satu upaya yang kita lakukan adalah bagaimana memberikan pembekalan kepada ibu-ibu untuk punya keahlian yang paling mungkin untuk di kampung-kampung adalah bikin kue. Nah jadi tahap pertama kita melatih mereka untuk bisa bikin lalu kita memfasilitasi sebagian alatnya dan kegiatan ini kita melakukan di 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang” terangnya.
Tidak lanjutnya Pemerintah Daerah akan berikan pembinaan lanjutan seperti pelatihan digital marketing dan packaging. Memanfaatkan jejaring sosial dijadikan sebagai market place, berharap mereka mampu menjadi penopang ekonomi rumah tangga jadi dari sisi lain juga bisa menumbuhkan UMKM.
”Jadi kenapa yang dipilih tata boga, karena tata boga yang paling mungkin untuk di daerah dibandingkan bagian yang lain kalau untuk di kota-kota kita melakukan beberapa pelatihan barbershop lalu kita latih mereka untuk namanya make-up itu menjadi make-up artis tapi kalau untuk di daerah kita latih mereka untuk tata boga, karena hal yang paling mudah dan yang digemari oleh ibu-ibu.” jelas Fitron.
"Disela-sela acara terlihat antusias para ibu rumah tangga dalam mengikuti pelatihan tersebut, untuk kegiatan pelatihan tata boga yang sudah kami laksanakan di 35 wilayah kecamatan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, dan terus dilakukan Optimalisasi mengingat banyaknya perempuan.” ucapnya.
Fitron juga mengungkapkan dari pelatihan seperti ini sudah banyak para peserta yang menuai keberhasilan. Kue buatannya banyak diminati oleh orang-orang dekat mereka.
Salah satu peserta pelatihan, Ibu Hj. Juminah, mengaku mendapatkan wawasan tambahan soal membuat kue melalui praktik langsung yang diajarkan oleh instruktur membuat kue yang dihasilkan lebih maksimal.
“Lewat pelatihan ini saya bisa semakin percaya diri, tahu bagaimana membuat kue nastar kurma, dan putri salju yang enak dengan resep yang sesuai. Alhamdulilah hasil nastarnya krenyes, semoga nanti saya bisa mengembangkan untuk usaha rumahan,” tandasnya.