Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Mengenal Sosok Alfonsa Ragha Horeng, Wanita dari Sikka Terjun ke Politik
  NINDY   05 Juli 2023
Alfonsa Ragha Horeng

Kabargolkar.com - Alfonsa Ragha Horeng, mungkin nama itu masih terdengar asing ditelinga, nama yang masih tertutup oleh rimbunnya dedaunan pohon beringin yang kian rindang dan belum terlalu dikenal oleh masyarakat luas. Namun, di tanah kelahiran, Desa Nita, Kabupaten Sikka, Flores-NTT, nama Alfonsa Horeng sudah bukan lagi nama asing di dengar. 

Ia dikenal sebagai sosok perempuan pembawa perubahan, Horeng lahir pada 1 Agustus 1974. Wanita yang berasal dari belahan Indonesia Timur ini berjasa besar dalam memajukan daerah asalnya dengan membawa budaya tenun khas Flores ke penjuru Indonesia bahkan berbagai pelosok dunia.

Memutuskan untuk melanjutkan pendidikan formal setingkat sarjana di Surabaya, tepatnya di Universitas Widya Mandala, ketertarikan Horeng pada dunia bisnis dan budaya terus menerus tumbuh. Setelah menamatkan kuliah pada 1998, wanita berkulit gelap ini sempat memutuskan untuk bekerja di ibu kota provinsi Jawa Timur tersebut selama beberapa waktu. Namun, kecintaannya pada budaya daerah asalnya, terutama tenun, kian tak terbendung dan akhirnya membawa Horeng kembali ke Nita untuk melestarikan budaya tersebut. Horeng sangat prihatin melihat bagaimana derasnya arus perubahan membuat budaya daerah cenderung terkesampingkan, karenanya ia terus berjuang untuk melestarikan budaya tenun khas desanya. Tentunya, kecintaan dan perhatian yang dicurahkan pada budaya tanah kelahirannya tersebut membuahkan banyak prestasi dan pengalaman. Alfonsa Horeng sering diundang ke berbagai event dan workshop baik di tingkat lokal, nasional maupun di tingkat internasional.

Awalnya, wanita yang sukses membina budidaya tenun tradisional pada lebih dari 12 desa di kepulauan Flores ini memulai usaha pelesarian budidaya tenun Flores sebagai sebuah hobi. Mendapati besarnya minat dan dukungan dari masyarakat serta pemerintah daerah setempat, Horeng memprakarsai berdirinya Sentra Industri Lokal Lepo Lerun pada Oktober 2003. Sentra inilah yang menandai upaya pelestarian budaya tenun tradisional tanah Flores berubah dari sekedar rasa ingin tahu dan hobi salah seorang putri daerah yang tak kenal lelah, menjadi semangat untuk melestarikan budaya asli yang telah turun temurun ada di daerah sekitar Flores.

Tercatat, beberapa event internasional pernah diikuti lulusan jurusan Pertanian Universitas Widya Mandala ini seperti ajang bergengsi ISEND di La-Rochelle Perancis dan workshop pariwisata di London, Inggris. Usaha tak kenal lelah dalam melestarikan budaya nasional dan memprakarsai peningkatan taraf kehidupan masyarakat melalui upaya pengembangan tradisi membuat Horeng lebih dari sekedar layak untuk memperoleh Kartini Award, bahkan London Leadership Award. Ajang bergengsi lain yang pernah dihadiri wanita yang mengaku masih nyaman menjalani masa lajangnya ini adalah pameran Adiwastra Kain Tradisional Indonesia di Jakarta Convention Center pada pada Februari 2012 lalu.

Kini ia memutuskan untuk terjun ke politik untuk memperjuangkan aspirasi dan kehidupan yang layak untuk masyarakat NTT dan siap menjadi jembatan aspirasi masyarakat di Dapilnya.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.