Di Nomor 5 DCS muncul kembali nama Ir. H. Lili Asdjudiredja, tokoh Partai Golkar yang penampilannya sejak jadi pejabat di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dikenal flamboyan. Lili Asdju, demikian biasa ia disapa, bukan hanya pria yang bisa menjaga penampilan, namun ia juga dikenal piawai memelihara konstituennya. Sekarang ini, jejaring lama Lili Asdju di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat berdenyut kembali. Terlebih, Lilis Asdju juga semasa menjadi anggota DPR RI dikenal murah hati kepada jejaring baik infratruktur partai, maupun di luar struktur partai.
Nama-nama lainnya, ada Nunki Juniarti di nomor urut 6 dari Jakarta Selatan, kemudian Dr. M. Sabil Rachman, M.Si., di nomor 7, Dr. R. Ikke Dewi Sartika, M.Pd. di nomor 8, Yayat Supriatna, S.E., M.M., di nomor 9 dan Luchy Richard Chasmaran, M.Si., di nomor 10.
Bagi Partai Golkar sendiri munculnya banyak figur yang punya nama besar dalam kancah politik lokal maupun nasional bisa menambah suara partai, setidaknya bisa bertahan di dua kursi. Lalu suara petahana mana yang nanti akan tergerus? Ace Hasan atau Anang Susanto? Atau keduanya tetap bisa bertahan. Ini menarik, dan jawabannya tentu pada Maret 2024. [VISINEWS]