Kabargolkar.com – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai Batasan usia calon presiden dan calon wakil presiden menuai pro kontra. Terlebih, adanya putusan itu senter diisukan Gibran Rakabuming Raka akan mencalonkan diri sebagai cawapres. Sabtu (21/10) Partai Golkar menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta. Pada kegiatan itu, putra sulung Presiden RI Joko Widodo juga hadir.
Menariknya, dalam Rapimnas itu, Golkar memutuskan mendukung Wali Kota Surakarta itu mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada pemilihan presiden 2024 mendatang.
Ketua DPD Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry saat dihubungi kemarin membenarkan hasil dari Rapimnas mendukung pasangan Prabowo- Gibran sebagai calonpresiden dan calon wakil presiden dalam Pemilihan Presiden 2024. Keputusan diambil dalam Rapimnas secara bulat.
“Untuk selanjutnya disosialisasikan ke akar rumput Partai Golkar dan masyarakat luas di seluruh Indonesia,” terang Sugawa yang dihubungi disela-sela Rapimnas Golkar.
Pria asal banyuatis, Buleleng ini meneranhkan pertimbangan mendasar mendukung Prabowo karena dianggap konsisten menjaga Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta komitmen melanjutkan pembangunan nasional.
“Beliau dalam dunia politik lahir dari Rahim Partai Golkar,” sambung Sugawa.
Kemudian, alasan mendasar mendukung Gibran karena Golkar konsisten dalam kaderisasi dan regenerasi. Sugawa mencontihkan Pilkada sebekumnya, adan 20 bupati dari Golkar berusia di bawah 40 tahun. Melihat juga bonus demografi yang dimotori generasi muda harus direspons dengan mengedepankan kaum generasi muda dimasa lalu. Sama seperti yang disampaikan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, mencontohkan Sutan Syahrir memimpin Indonesia di usia 36 tahun.
Lanjutnya, Jenderal Sudirman di usia 29 tahun sebagai paglima TNI dan I Gustu Ngaruh Rai pahlawan dari Bali juga usia muda memimpin untuk melawan penjajah.
“Oleh karena itu, Golkar berani mengambil sikap mengedepankan generasi muda,” katanya Wakil Ketua DPRD Bali ini.
Disinggung alasan lain Golkar mendukung Gibran selain karena muda, Sugawa menyebut dengan mencalonkan Gibran bisa memperkuat suara di Jawa Tengah.
“Untuk memperkuat potensi suara di Jawa Tengah,” tegas Sugawa Korry.
Seperti diketahui, isu Gibran semakin kuat akan mencalonkan diri sebagai cawapres Prabowo Sub ianto saat Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan batas usia calon presiden dan calon wakil presiden 40 tahun atau berpengalaman menjadi kepala daerah.