Selain itu, dia juga menyoroti nama Zumi Zola yang juga diusulkan sebagai calon gubernur Jambi. Padahal, kata dia, masyarakat tahu jika Zumi Zola adalah mantan terpidana dalam kasus suap pengesahan RAPBD Jambi 2017-2018.
"Apalagi mengusulkan Zumi Zola, masa idahnya saja belum habis. Masa pencabutan hak politiknya saja belum habis kok diusulkan. Ini ada apa. Hak politiknya untuk dipilih kan dicabut sesuai keputusan hakim," tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Organisasi DPD I Golkar Provinsi Jambi, Faisal Alwi mengatakan, dalam menentukan calon yang akan diusung emestinya tidak begitu.
"Karena ada mekanismenya yang sesuai dengan AD/ART, petunjuk pelaksanaan dan atau peraturan organisasi. Saya sebagai anggota tim sinkronisasi pilpres, pileg dan pemilukada tidak mengetahui usulan itu," sebutnya.
Di sisi lain, Amri, Wakil Bendahara DPD I Golkar Provinsi Jambi mengatakan, pengusulan nama-nama itu merupakan pelanggaran karena tanpa mekanisme.
Pengusulan ini merupakan pelanggaran serius. Sebab ini bukan kali pertama, sudah berulang kali. Ini klimaksnya, pengusulan dilakukan tanpa penjaringan, tanpa ada pendaftaran, ini langsung ditunjuk," kata Wakil Bendahara DPD I Golkar, Amri.
Mantan sekretaris AMPG Provinsi Jambi itu mengatakan, harus ada tindakan tegas dari DPP Golkar soal ini.
"Sebab Golkar ini milik kader dan konstituen, bukan milik ketua saja. Kita minta DPP serius menyikapi ini," ungkapnya.
Jangan sampai, nama calon kepala daerah yang diusulkan hanya berdasarkan keputusan satu dua orang saja.
"Apakah nama ini sudah dibicarakan dan tidak melalui mekanisme. Sebab kita konfirmasi tadi ada salah satu nama calon yang ada di daftar itu mengaku tidak tahu tiba-tiba diusulkan," sebutnya.
Sebagaimana diketahui nama-nama calon kepala daerah yang akan diusung Golkar dalam Pimilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 mendatang beredar ke publik.
Dalam surat nomor Sund-308/Golkar/XI/2023 tanggal 16 November 2023 yang ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Sekjen DPP Golkar, Lodewijk F Paulus, ada 13 nama yang akan diusung Golkar.
Berdasarkan surat itu, untuk calon Gubernur Jambi dipersiapkan dua nama, yakni Cek Endra (CE) yang notabenenya Ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi.
Selain nama CE, ada nama Zumi Zola yang dipersiapkan Golkar untuk diusung di Pilgub Jambi 2024 mendatang.
Sebagaimana diketahui, Zumi Zola merupakan mantan Gubernur Jambi periode 2014-2019 lalu. Meskipun akhirnya dia tak dapat menjalankan tugasnya hingga akhir karena terjerat kasus suap RAPBD Jambi 2017-2018.