Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menggilir pendistribusian Kartu Pekerja Jakarta (KPJ).
Pernyataan ini disampaikan Basri Baco sebagai tanggapan atas hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, yang menempatkan Jakarta sebagai kota dengan biaya hidup tertinggi di Indonesia.
Menurut Basri Baco, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Partai Golkar DKI Jakarta, langkah ini diambil untuk menjaga keadilan dalam pemberian Kartu Pekerja, terutama jika dana yang tersedia terbatas.
Basri Baco menekankan agar pendistribusian kartu pekerja tidak hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu setiap bulannya.
"Supaya adil dibikin bergilir, kalau memang dana kita tidak cukup. Jangan sampai satu atau dua bulan ini, itu-itu aja yang dapat (Kartu Pekerja Jakarta)," kata anggota Komisi E ini.
Basri Baco menyebut, sistem bergilir dapat menjadi solusi untuk memastikan manfaat Kartu Pekerja Jakarta diserap secara merata.
Hal ini sejalan dengan upaya untuk merespons tingginya biaya hidup di Jakarta yang dapat memberikan dampak signifikan pada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan dukungan ekonomi.
Diketahui, Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) merupakan program kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam rangka peningkatan kesejahteraan pekerja atau buruh dengan meringankan biaya transportasi, pangan, dan pendidikan bagi anak pekerja DKI Jakarta.