Ketokohan keluarganya yang dikenal telah banyak berperan dalam pembangunan Sulut, lantas membuat Andhika bersyukur. Kakek dan sang ibunda adalah politikus bersih nan rendah hati. Itu menjadi teladan baginya. Sekaligus juga dorongan untuk bisa ikut berkarya dan membahagiakan orang banyak, khususnya masyarakat Sulut. “Bila Tuhan berkehendak saya terpilih, prioritasnya adalah bagaimana aspirasi masyarakat bisa diolah agar bisa ikut menentukan arah APBD,” tutur Wakil Ketua I Pertina Minut itu.
Lanjut Andhika, sumber daya alam berkelanjutan dapat dipergunakan setinggi tingginya untuk menambah kesejahteraan rakyat sesuai peraturan yang berlaku. “Jadi menggunakan pendekatan buttom up dalam pembuatan kebijakan maupun komunikasi politik, dari rakyat untuk rakyat,” terang pria yang juga menjabat sebagai Koordinator Pengembangan Organisasi Cancer Information Support Center Indonesia tersebut.
Sementara kala ditanya terkait strateginya pada Pileg nanti, dia belum mau banyak membeber. Namun baginya semua akan dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku. “Strategi tentu ada, secara bertahap sesuai peraturan. Tapi yang terpenting adalah selalu berdoa dan niat ikhlas,” tukas Ketua Yayasan Baramuli Sulawesi Utara tersebut.