KabarGolkar - Partai Golkar Jawa Timur menggelar sholat gaib dan doa bersama secara serentak untuk para korban tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.
Kegiatan utama dipusatkan di Masjid Al-Mujahidin, Kantor Golkar Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani 311, Surabaya, dan diikuti secara serentak oleh seluruh DPD Golkar kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, menjelaskan bahwa pelaksanaan sholat gaib ini merupakan bentuk empati dan solidaritas kader partai terhadap para santri dan pengasuh Ponpes Al-Khoziny yang menjadi korban dalam musibah tersebut.
"Saya instruksikan kepada seluruh DPD kabupaten/kota dan kader Partai Golkar se-Jawa Timur untuk melaksanakan sholat gaib selepas sholat Jumat. Ini wujud kepedulian dan doa kita bersama bagi para korban di Ponpes Al-Khoziny," ujar Ali Mufthi, Senin, 6 Oktober 2025.
Ali menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar bentuk belasungkawa, melainkan juga refleksi atas nilai kemanusiaan dan kebersamaan yang harus terus dijaga.
Ia menegaskan, partai politik memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dalam setiap peristiwa kemanusiaan, tidak hanya dalam konteks politik semata.
"Mudah-mudahan sholat gaib dan doa seluruh kader Golkar di Jawa Timur, khususnya jamaah Masjid Al-Mujahidin, diterima Allah SWT. Para korban yang wafat saat menuntut ilmu insyaAllah tergolong syahid," pungkasnya.
Sebagai informasi, gelaran sholat gaib ini menjadi bagian dari gerakan solidaritas Golkar Jawa Timur, yang menunjukkan komitmen partai untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat duka mendalam menyelimuti dunia pendidikan dan keagamaan di Jawa Timur.