"Sejak zaman reformasi, di luar sana, banyak yang mengaku paling demokratis dan paling reformis. Namun, partai paling demokratis dan reformasi itu adalah Partai Golkar. Pemilihan ketua DPD kabupaten, dilakukan lewat mekanisme Musda, dengan suara dari kecamatan dan Hasta Karya. Ini bukti, Partai Golkar sangat demokratis. Doni Ikhlas terpilih secara akmalasi dan demokratis, dengan dukungan dari seluruh pemegang suara Musds," kata Datuak Safar.
Mantan bupati yang kenyang asam garam politik dan masih disegani oleh banyak loyalisnya ini neminta izin kepada pengurus, kader, dan simpatiasan Partai Golkar Limapuluh Kota, untuk turun bersama-sama membesarkan partai di daerah ini. "Sebagai Dewan Penasehat Golkar Sumbar yang diberi kuasa dan kekuasaan oleh Ketua Partai Golkar Sumbar, Bapak Khairunnas, saya minta izin untuk ikut turun nantinya ke nagari-nagari, membesarkan Partai Golkar di Limapuluh Kota," tegas Datuak Safar.