Kabar Golkar

Golkar Partai Besar, Tidak Bisa Diobok-obok Gibran

Oleh · · Kabar DPP

Gibran Rakabuming Raka di DPP Partai Golkar, Palmerah, Jakarta Barat.
Gibran Rakabuming Raka di DPP Partai Golkar, Palmerah, Jakarta Barat.


Siap berlabuh ke parpol Sebelumnya, Gibran mengaku telah menyiapkan road map atau peta jalan politik ke depan. Hal itu menanggapi terkait posisinya kini yang sudah tidak diakui oleh PDI-P dan belum bergabung dengan partai politik lain. "Ya kita sudah menyiapkan road map ke depan. Arahnya ke mana, ikut perahunya siapa, sudah kita siapkan," kata Gibran saat di KPU Kota Solo pada 2 Mei 2024.

Namun, Gibran menepis saat disinggung soal Partai Golkar yang telah mengeklaim dirinya telah bergabung sebagai kader. "Loh, kalau kami, saya pribadi, baik dengan semua partai. Bahkan, dengan teman-teman PDI-Perjuangan," ujar dia. Dia juga mengaku pihaknya juga berteman dan saling memberi kabar dengan kader partai politik lain. "Sekali lagi, kami masih berteman baik, masih saling memberikan masukan dan masih WhatsApp,” kata Gibran.

Golkar anggap keluarga Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gibran Rakabuming Raka sudah masuk ke keluarga besar Golkar. Sebab, Jokowi dekat dengan Golkar. Sedangkan Gibran merupakan sosok yang direkomendasikan partai sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto melalui Rapimnas resmi.

"Bahwa Pak Jokowi itu dekat dengan Partai Golkar. Dan kedua, Pak Gibran itu mendapatkan mandat dari Partai Golkar melalui mekanisme rapimnas resmi," ujar Airlangga di Kantor KPU, Jakarta Pusat pada 24 April 2024. "Jadi, bagi kami Pak Jokowi dan Mas Gibran itu sudah masuk dalam keluarga besar Golkar. Tinggal tentunya formalitasnya saja,” katanya melanjutkan.

Diketahui, Partai Golkar memang yang pertama kali mendeklasikan Gibran sebagai cawapres pendamping Prabowo di pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Namun, saat itu, Gibran masih tercatat sebagai kader dari PDI-P.

Tag: golkar, gibran, airlangga