Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Kisah Inspiratif Tintin Surtini, Perjuangan dan Pengabdian dalam Hidup
  NINDY   13 Januari 2023
Gredit Photo/ tribunnews.com

Kabargolkar.com – Waktu terus berjalan begitu cepat, perjalanan hidup kian dilalui seiring berjalannya waktu yang terus bergulir. Kisah inspiratif datang dari sosok perempuan yang tak kenal lelah mengabdikan hidupnya untuk banyak orang.

Sosok ini ialah Tintin Surtini, seorang Notaris/PPAT di Ibu Kota, Tintin menyadari betul ilmu yang ia miliki menjadi warisan yang paling berharga, bukan hanya keluarga, namun juga untuk banyak orang.

“Ilmu itu bila dibagikan tidak akan sia-sia. Justru akan memperlengkapi orang lain. Dan bagi saya sendiri itu berguna, sehingga bisa terus belajar. Bukankah belajar itu tak mengenal usia?” ujar Tintin yang dikutip melalui innews,co.id, (13/01/2023).

Perempuan berkelahiran Bandung ini pun mengalami lika-liku perjalanan hidup yang dilaluinya dan mampu mengantarkan dirinya menjadi seorang Notaris sukses di Ibu Kota. Lahir di keluarga yang kurang mampu mengharuskannya membantu perekonomian keluarga di usianya yang masih anak-anak. Namun, hal itu tidak membuatnya untuk putus semangat untuk maju dan membantu orang tuanya.

“Jadi dulu mencari biaya sekolah sendiri, saya kalua musim tanam padi saya ikut tanam padi, kalua panen say aitu ikut panen, ikut bersihin sawah, itu pulang sekolah. Pulang sekolah saya pasti bawa baju ganti, jadi kalo sudah pulang saya bilang sama mandornya,” ungkapnya.

Melihat orang kota dari Jakarta yang terlihat hidup enak, menjadi salah satu motivasi Tintin Surtini untuk merantau ke Jakarta setelah lulus SMA dengan berbekal uang Rp. 500 perak. Februari 1973 ia memantapkan diri untuk berangkat ke Jakarta.

Masjid Al-Azhar menjadi hal yang membekas bagi Tintin, berbekal uang yang minim mengharuskannya untuk membantu bersih-bersih dan tinggal di masjid Al-Azhar selama satu tahun. Perjalanan suksesnya dibuka oleh Buya Hamka yang kala itu menawarinya pekerjaan di perusahaan kontraktor milik rekannya.

Saat itu ia diamanahi untuk menduduki jabatan sebagai operator telephone, namun ia tetap teguh bekerja keras. Mampu mengatur uang dari pekerjaan tersebut, Tintin Surtini akhirnya mampu memiliki tabungan yang cukup untuk melanjutkan pendidikan di Yayasan Administrasi Indonesia (YAI) yang kini dikenal Universitas Persada Indonesia YAI.

Berkat kejujuan, tekad untuk berkembang dan kerja kerasnya  karir Tintin terus berkembang, Notaris/PPAT menjadi jalan hidup yang sudah Tintin mantapkan, keberhasilan demi keberhasilan mampu ia raih. Meskipun sudah menjadi wanita sukses, ia tidak melupakan untuk terus berbagi.

“Solusi bagi kesuksesan hidup di tangan kita sendiri, bukan pada orang lain. Karena itu tak ada gunanya mengeluhkan hidup pada orang lain. Yang berguna itu justru memberi inspirasi bagi orang lain bagaimana caranya kita tabah, tegar dan sanggup menghadapi dan menjawab semua persoalan hidup.” ungkapnya.

Tintin Surtini menjadi salah satu contoh wanita inspiratif yang patut di jadikan contoh untuk para generasi muda agar pantang menyerah, selalu optimis untuk mencapai apa yang ingin dituju dan juga selalu rendah hati.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.