kabargolkar.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, tidak benar bahwa dana bantuan dalam Program Kartu Prakerja hanya digunakan untuk membeli paket pelatihan online di mitra platform digital.
Jenis pelatihan ada yang berupa offline setelah pandemi Covid-19 berakhir. Selain itu, untuk kuota pembelajaran online juga akan diturunkan setelah 2 gelombang penyaluran Kartu Prakerja.
"Pasar pelatihan adalah new market yang belum ada sebelumnya, dan pilihan ada di penerima kartu untuk memilih jenis pelatihan dan platform. Perlu dipahami fungsi platform di dunia digital adalah agregator dari penyedia jasa lainnya," kata Menko Perekonomian Airlangga di Jakarta, Senin (27/4).