Kabargolkar.com - Kementerian Perekonomian mencatat, sebanyak Rp107 miliar dana insentif kartu Prakerja telah disalurkan kepada warga DKI Jakarta.
Adapun jumlah penerima insentif Kartu Prakerja di Ibu Kota sebanyak 285 ribu orang. Hal itu diharapkan mampu mendongkrak perekonomian DKI Jakarta pada tahun 2021.
“Di DKI Jakarta, terdapat 285 ribu orang penerima Kartu Prakerja yang tersebar di lima provinsi dan satu kabupaten, yang paling banyak memang di wilayah Jakarta Timur sekitar 82 ribu orang,” kata Menko Perekonomian Airlangga dalam Musrenbang DKI, Rabu (14/4/).
Secara nasional catatan Kemenko Perekonomian, total penerima kumulatif insentif Kartu Prakerja sebanyak 8,2 juta orang hingga gelombang ke-16. Dari angka penerima itu, total Rp13,9 triliun insentif telah disalurkan pada tahun 2020 dan Rp786 miliar pada awal tahun 2021.
Menanggapi jumlah penyaluran dana di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku bakal berfokus untuk menunaikan sejumlah program pemulihan ekonomi di Ibu Kota menjelang masa akhir jabatannya tahun depan.
“Kemudian kita juga harus mengendepankan program-program untuk recovery ekonomi, bukan untuk memfasilitasi industri besar, menengah, tetapi juga harus memberikan secara khusus perhatian pelaku mikro yang jumlahnya amat besar di Jakarta,” kata Anies.
Dalam kesempatan itu, Anies pun memastikan, pihaknya bakal memberikan relaksasi regulasi usaha untuk mendorong sektor swasta bergerak lebih cepat dalam momen pemulihan ekonomi tersebut.
“Karena cepatnya sektor swasta bergerak akan sangat berdampak pada penyerapan tenaga kerja, dalam pajak pendapatan daerah, itu semua memiliki implikasi yang langsung di dalam recovery kita,” kata dia. [Viva].