Kabargolkar.com - Menko Bidang Perekonomian yang juga Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto dipersepsikan sebagai menteri berkinerja positif di mata media dan public. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dikeluarkan oleh Perusahaan Intelijen Media Indonesia Indicator.
"Airlangga Hartarto banyak sentimen positif dalam pemberitaan dikaitkan dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan optimalisasi investasi untuk 2021," kata Kepala Divisi Riset Indonesia Indicator Fanny Chaniago, Kamis (15/4/2021).
Sentimen positif yang cukup banyak dalam pemberitaan tentang Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ini mencerminkan kepercayaan media dan publik atas kinerjanya.
Selain itu, banyaknya pemberitaan menyangkut dirinya menunjukkan adanya perhatian besar media atas kiprahnya sebagai pembantu Presiden Joko Widodo.
Terutama pemberitaan tentang peran Airlangga dalam pemulihan ekonomi nasional yang menonjol disertai dengan jumlah sentimen positif. Begitu pula dalam pemberitaan penanganan pandemi Covid-19, terutama dalam kebijakan PPKM Mikro yang dianggap sukses menurunkan jumlah kasus aktif di Tanah Air.
Namun, di luar program-program itu, ujar Fanny, sebenarnya dalam pemberitaan lainnya Airlangga juga muncul termasuk pada isu politik, misalnya survei elektabilitas, kiprahnya di Golkar dan wacana calon presiden 2024.
Secara umum, sentimen positif tersebut diperoleh dari hasil survei Indonesia Indicator menggunakan peranti lunak kecerdasan buatan (AI) yang diambil mulai 24 Desember 2020 hingga 12 April 2021 atau sejak momentum reshuffle Kabinet Indonesia Maju pertama pada 23 Desember 2020.
Melalui riset yang menganalisis sebanyak 4.655.176 data berita dari 5.963 media daring berbahasa Indonesia, baik media nasional maupun lokal, Airlangga berada pada urutan keempat menteri dengan ekspose pemberitaan positif tertinggi yakni 8.808 berita.
Di samping itu, Indonesia Indicator mencatat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pada urutan pertama dengan 13.968 berita, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada urutan kedua dengan 13.879 berita, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada urutan ketiga dengan 9.101 berita.
Selanjutnya, di bawah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto diikuti oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini pada urutan kelima dengan 7.735 berita.