Kabargolkar.com - Kementerian Perindustrian bekerjasama dengan Kementerian BUMN, mendorong seluruh perusahaan pelat merah mengikuti asesmen Indonesia Industry Readiness Index (INDI 4.0).
Kerjasama tersebut dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pelaksanaan asesmen INDI 4.0 untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kantor Kemenperin, Jakarta, Kamis (22/4/2021).
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan, asesmen INDI 4.0 dilakukan untuk mengukur kesiapan industri BUMN dalam bertransformasi menuju industri 4.0.
“Penandatanganan MoU ini juga bertujuan untuk mendukung program Making BUMN 4.0 sebagai bagian dari program Making Indonesia 4.0 dalam mendorong kesiapan BUMN bertransformasi ke industri 4.0,” kata Agus.
Adapun ruang lingkup MoU yaitu penyusunan program asesmen INDI 4.0, validasi bersama atas hasil verifikasi asesmen INDI 4.0, pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program asesmen INDI 4.0 dan pengembangan Ekosistem Industri (SINDI) 4.0 dalam mempercepat implementasi program Making Indonesia 4.0.
“Pelaksanaan asesmen INDI 4.0 untuk BUMN akan mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 12 Tahun 2020 tentang pengukuran tingkat kesiapan industri dalam bertransformasi menuju industri 4.0," kata Agus.
Sebanyak 17 dari total 107 perusahaan BUMN telah melakukan asesmen INDI 4.0 pada 2019 dan 2020, di antaranya PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pegadaian (Persero), dan lainnya.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, assesmen INDI 4.0 sesuai dengan salah satu prioritas Kementerian BUMN, yakni kepemimpinan teknologi agar ke depan mampu memimpin secara global dalam sektor teknologi strategis, dan melembagakan kapabilitas digital.
"Transformasi industri 4.0 harus senantiasa diiringi perubahan mindset sebagai elemen terpenting dalam proses transformasi, yakni kesadaran akan adanya manfaat menggunakan peralatan digital, bukan hanya sekedar kemampuan untuk menggunakan teknologi,” kata Erick.
“Melalui platform atau fasilitas ini, kami berharap dapat mewujudkan BUMN sebagai tempat untuk learn, grow, and contribute dalam menjalankan perannya Making BUMN 4.0,” sambungnya. [tribunnews].