Kabargolkar.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan pemerintah sudah mengambil beberapa langkah untuk menekan penyebaran Covid-19 di periode mudik Lebaran.
Langkah tersebut antara lain adanya kewajiban bagi pemerintah untuk melakukan random tes di beberapa titik menuju Jakarta.
"Nah itu dari Sumatera melalui Jakarta dengan mandatori PCR maupun antigen. Di 21 lokasi di Provinsi Jawa menuju ke Jakarta dan juga yang terkait dengan Bakauheni," ujar Airlangga, Sabtu (15/5/2021).
Menurut Airlangga, kewajiban untuk tes PCR maupun antigen demi mengantisipasi adanya kenaikan jumlah kasus Covid-19 setelah Lebaran.
"Tentunya yang perlu kita lakukan kedepan adalah mencegah agar tidak terjadi lonjakan mobilitas masyarakat. Terutama, pascamudik ini," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan memperpanjang sanksi putar balik kendaraan pemudik hingga 24 Mei 2021.
Kepala Bagian Ops Korlantas Polri Kombes Pol Rudy Antariksawan menyebut, hal ini akan dilakukan meski Operasi Ketupat 2021 direncanakan berakhir pada akhir pekan dan tidak berlaku lagi pada Senin (17/5).
Dia mengatakan, operasi ketupat akan dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
"Operasi Ketupat selesai 17 Mei 2021. Dilanjutkan KRYD sampai tanggal 24 Mei 2021," kata Rudy. [warta kota]