Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Kunjungi Korsel, Menko Luhut Perkuat Kerja Sama Bidang Kesehatan
  Bambang Soetiono   03 Juni 2021
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan (kiri) saat berkunjung ke fasilitas Daewoong Pharmaceutical di Korea Selatan belum lama ini. (Foto: Dok )

kabargolkar.com, SEOUL - Grup layanan kesehatan global asal Korea Selatan, Daewoong Pharmaceutical mengundang sejumlah delegasi Indonesia untuk mengunjungi Daewoong R&D dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral di bidang kesehatan dan medis antara Korea Selatan dan Indonesia belum lama ini. Dalam kunjungan ini, Daewoong mendapatkan dukungan dari pemerintah Indonesia untuk menjalankan berbagai bisnisnya di Indonesia.

Hadir dalam kunjungan itu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Rombongan disambut CEO Daewoong Pharmaceutical Sengho Jeon, dan Head Director of the Global Department, Hyunjin Park.

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah Indonesia sangat mengapreasiasi kontribusi Daewoong Pharmaceutical dalam pengembangan industri kesehatan dan farmasi di Indonesia. "Kami akan memberikan dukungan penuh untuk ekspansi bisnis Daewoong Pharmaceutical di Indonesi,” kata Luhut dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu (2/6/2021).

Sementara Sengho Jeon mengatakan, melalui kunjungan ini, perusahaan memastikan bahwa bisnis farmasi, penelitian, dan pengembangan yang dilakukan oleh Daewoong Pharmaceutical sudah sejalan dengan arahan pemerintah Indonesia. "Daewoong Pharmaceutical berencana membangun hubungan kerja sama erat dengan pemerintah Indonesia melalui dukungan penuh terhadap berbagai proyek, penelitian, pengembangan, dan kemitraan akademis maupun industri yang kami lakukan di Indonesia," kata Jeon.

Pada saat kunjungan, rombongan Indonesia menyaksikan presentasi rencana bisnis Daewoong di ruang konferensi Daewoong R&D Center. Rombongan Kementerian Indonesia juga menunjukkan minat yang cukup tinggi terhadap pengembangan pengobatan Covid-19 yang dilakukan perusahaan, seperti perawatan sel punca, Camostat dan Niclosamide.

Daewoong Pharmaceutical telah memperluas bisnisnya di Indonesia melalui pendirian pabrik biofarmasi dan R&D Center sejak didirikannya PT Daewoong Infion sebagai perusahaan joint venture di Indonesia pada tahun 2012. Pada bulan Maret tahun ini, Daewoong Pharmaceutical menandatangani MOU dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemkes) untuk melanjutkan uji klinis pengobatan Covid-19 yang akan dilakukan oleh Daewoong Infion.

Saat ini, jumlah karyawan asal Indonesia yang bekerja di Daewoong Pharmaceutical Korea cukup banyak. Baru-baru ini, perusahaan mengadakan Pharmaceutical R&D Education Program untuk memberikan pelatihan bagi mahasiswa S2 dan S3 dari Universitas Indonesia (UI) dan meningkatkan pengalaman praktik dalam pengembangan obat, termasuk dalam memformulasikan poduk bio dan obat modifikasi.

Sementara itu, Daewoong Pharmaceutical terus menjalankan kegiatan seperti produksi obat-obatan bio secara lokal, mendorong penelitian obat baru, dan menjalankan kemitraan industri dan akademis di Indonesia dengan menjadikan Indonesia sebagai kiblat industri biofarmasi. Perusahaan juga telah memproduksi erythropoietin (EPO) yang telah mendapatkan sertifikasi halal dan mampu membukukan nilai penjualan produk hingga melebihi Rp 100 miliar pada tahun 2020.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.