Pengembangan tersebut diperlukan dalam pembangunan sistem integrasi alutsista yang dikenal sebagai konsep terintegrasi C4ISR (command, control, communication, computer, intelligence, surveillance, and reconnaissance) dan menerapkan NCW sesuai doktrin dan kebutuhan pertahanan TNI di Indonesia.
Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemperin, Taufiek Bawazier menyampaikan pentingnya inovasi produk elektronika untuk kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpahankam).
“Sesuai dengan perkembangan kompleksitas Alpahankam, Kemenperin akan mendorong industri elektronika dalam negeri untuk terus berinovasi agar dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Sebagai Holding BUMN Industri Pertahanan, Len harus didukung agar menjadi yang terdepan dalam menjawab kebutuhan-kebutuhan high-level nantinya,” papar Taufiek.