Ia juga menekankan tentang pentingnya memberikan kesempatan kepada mahasiswa di Maluku. “Di sini banyak orang pintar. Orang mungkin akan lupa dengan legacy, tapi kesempatan pendidikan nggak. Jangan kita buat sulit bagi mereka,” pesannya. Telebih, ia berbagi pengalaman bahwa kemampuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia bukan persoalan yang mudah, maka dari itu ia menegaskan agar kita semua harus punya kemauan melakukan hal yang baik.
Bukan hanya soal pendidikan bagi mahasiswa, Menko Luhut juga membahas tentang pentingnya studi dalam pembangunan Pelabuhan Ambon Baru. Kajian tersebut termasuk pembuatan peta pelabuhan, grand design sarana dan prasarana infrastruktur, serta training bagi 10 ribu tenaga kerja lokal. “Kita bisa dorong investor untuk adakan corporate social responsibility berupa penyediaan pelatihan dan memberikan kontribusi pendidikan yang bagus bagi anak bangsa,” ucapnya.
Selanjutnya, akan diadakan pertemuan Zoom untuk membahas progres pembangunan Pelabuhan Ambon baru. “Ini sudah direncanakan dari 11 tahun lalu dan Presiden RI ingin agar ini segera selesai. Jangan jadi yo-yo lagi,” pesannya.