Kabar Golkar

Buka Forum Kelautan, Menko Luhut Ungkap Pentingnya Restorasi Kelautan

Oleh · · Kabar Kabinet

Buka Forum Kelautan, Menko Luhut Ungkap Pentingnya Restorasi Kelautan
Buka Forum Kelautan, Menko Luhut Ungkap Pentingnya Restorasi Kelautan

kabargolkar.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengatakan, restorasi kelautan merupakan hal yang penting untuk menanggulangi krisis iklim pada The Seaside Chat at ADB’s Healthy Ocean Tech and Finance Forum yang bertajuk Innovative Solution For Asia and the Pasifik di Jakarta, Kamis (27/01/2022).

Menurutnya, Pemerintah Indonesia akan menyusun kebijakan yang berkelanjutan terkait program penangkapan ikan demi terjaganya ocean health di masa depan.

“Program ini merupakan perkembangan dari sektor kelautan dan perikanan yang berlandaskan inovasi dan teknologi menuju ekonomi biru yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” ucap Menko Luhut pada forum tersebut.

Pemerintah, lanjut dia, telah menetapkan sejumlah wilayah tertentu sebagai area penangkapan ikan dengan menerapkan kuota penangkapan. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga kelestarian spesies perikanan wilayah tersebut.

“Kepada warga lokal di area tersebut, kami terapkan payment for ecosystem services (PES) sebagai bentuk insentif bagi mereka yang telah mengelola dan menjaga kelestarian area konservasi,” ujar Menko Luhut.

Sementara pada sektor aquaculture, Menko Luhut mengatakan bahwa instalasi pengelolaan limbah memegang peranan dalam menekan limbah yang berasal dari tambak udang.

“Untuk meningkatkan pendapatan petambak udang, kami membangun kampung atau desa perikanan tangkap disejumlah wilayah di Indonesia dengan kearifan lokal yang tetap terjaga,” terang Menko Luhut.

Pada forum Healthy Oceans Tech tersebut, Menko Luhut juga menekankan pentingnya peran laut dalam mitigasi perubahan iklim. Dia menyatakan komitmen nationally determined contribution (NDC) Indonesia terhadap perubahan iklim.

“Bagian dari komitmen kami adalah meningkatkan ketahanan area pesisir. Pada tahun ini kami akan melanjutkan prpgram restorasi terumbu karang pada 9 lokasi seluas total 500 hektar, termasuk pada lokasi konservasi dan area destinasi pariwisata,” terang Menko Luhut.

Selain itu, dia juga menambahkan, pemerintah juga akan merehabilitasi 600 ribu hektar hutan mangrove yang ditargetkan selesai pada 2024.