Kabar Golkar

Menperin Agus Gumiwang Apresiasi Pameran IFEX: Beri Efek Positif Sangat Besar Bagi Industri Furnitur Indonesia

Oleh · · Kabar Kabinet

Menperin Agus Gumiwang Apresiasi Pameran IFEX: Beri Efek Positif Sangat Besar Bagi Industri Furnitur Indonesia
Menperin Agus Gumiwang Apresiasi Pameran IFEX: Beri Efek Positif Sangat Besar Bagi Industri Furnitur Indonesia

Reni menjelaskan, Program Aku Siap Ekspor meliputi beragam kegiatan selama satu tahun untuk meningkatkan kapasitas pelaku IKM dekorasi rumah dan furnitur agar mampu menghasilkan produk yang berdaya saing. “Kegiatannya antara lain berupa lokakarya, pendampingan, diskusi, dan fasilitasi pameran dalam dan luar negeri,” tuturnya.

Adapun IKM yang menjadi eksibitor dalam IFEX 2022,antara lain Mebelle, CV Toju Furniture Internasional, CV Pratama Rotan Interior, CV Yuka, CV Ride One Gallery, CV Grandis Home, CV Alam Cipta Karya, PT Mega Cipta Quanza, CV Kirana Cipta Lestari, CV Amarta Furniture, CV Vinoce, CV Andatu Jati Arjuna, CV EFM Indonesia, dan CV Mitra Agri Supplies.

Sedangkan, peserta industri dekorasi rumah lainnya,antara lain CV Radiant Suryatama, CV Surya Rotan Furniture, CV Kiwari Bamboe, CV Aksa Living, dan CV Sahabat Furniture Indonesia. “IKM-IKM ini rata-rata sudah memiliki pengalaman ekspor ke Jepang, Eropa, Amerika, Selandia Baru, Australia, Cina, dan beberapa negara Timur Tengah,” sebut Reni.

Berdaya saing global

Menurut Dirjen IKMA, industri furnitur nasional sebetulnya sudah mampu bersaing secara global karena produk-produk yang dihasilkan sangat beragam dan inovatif. Selain itu, menampilkan ciri khas Indonesia yang menarik perhatian buyers internasional karena keunikannya.

Contohnya, IKM furnitur asal Cirebon, CV Toju Furniture International. IKM perajin furnitur dan dekorasi dari rotan ini telah memiliki kapasitas produksi hingga 2.000 produk per bulan, dan sudah mengekspor produknya ke Australia, Finlandia, China, dan Belgia. Sedangkan, CV Amarta Furniture dari Yogyakarta, rata-rata mampu memproduksi 4.000 produk dan telah ekspor ke Jerman, Italia, dan Perancis.

Dalam upaya mempromosikan berbagai keunggulan produk furnitur Indonesia, Ditjen IKMA Kemenperin juga memfasilitasi sejumlah IKM furnitur untuk tampil pada Jogja International Furniture and Craft Fair (JIFFINA). Kegiatan ini berlangsung selama 20-23 Agustus 2022 di Jogja Expo Center (JEC).

“Pameran ini merupakan acara tahunan, dengan konsep pameran international business to business (B2B) atau sebagai tempat pertemuan antara produsen dengan para buyer potensial dari luar negeri untuk berinteraksi, negosiasi dan transaksi langsung tanpa perantara,” ungkap Reni.