“Kita dapat melihat, SMK SMAK Bogor menjadi sekolah terbaik karena dilengkapi dengan sarana belajar dan praktik industri yang memadai dan kurikulum pendidikan yang mendukung kebutuhan industri,” ujar Menperin. SMK SMAK Bogor menerapkan kurikulum yang terintegrasi, antara kurikulum dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, industri internasional, serta Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI).
Lama pembelajaran di SMK SMAK Bogor adalah empat tahun, termasuk internship atau magang di industri selama enam bulan. Dari waktu ke waktu, sekolah melakukan sinkronisasi dengan industri untuk mengetahui kriteria SDM yang dibutuhkan serta teknologi yang digunakan di perusahaan. “Harapannya SDM yang dihasilkan mampu adaptif terhadap teknologi industri atau dunia kerja. Saat ini, lulusan SMK-SMAK Bogor dapat terserap 100% oleh perusahaan-perusahaan industri,” pungkas Menperin.