Rumah Mesin yang merupakan distributor pusat mesin sekaligus produsen mesin pengolahan makanan, minuman, pertanian dan perkebunan, akan membawa mesin pencetak pelet, mesin spinner/pengering, mesin pemarut, mesin pengupas sorgum, dan mesin perajang porang untuk dipamerkan di Inagritech 2022.
“Pada November 2021, satu unit pemarut kelapa buatan Rumah Mesin telah mengantongi sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI), setelah menjalani tes di Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian. Hasil uji ini membuktikan bahwa mesin buatan Rumah Mesin diciptakan dengan ketelitian yang sesuai dengan standar nasional,” papar Reni.
Sementara itu, PT Inamas Sintesis Teknologi (Inastek) akan memboyong showcase indoor farming dan vertical garden yang keduanya telah mendapatkan sertifikat Hak Cipta untuk controller dan aplikasinya.
Sedangkan PT Indotech Trimitra Abadi akan memamerkan roaster kopi Pratter 5.0. “Produk Indotech telah diekspor ke Malaysia,” sebut Reni. Sebelumnya, perusahaan ini mendapatkan fasilitas restrukturisasi mesin/peralatan IKM, fasilitasi sertifikasi TKDN, dan pendampingan test report pada tahun 2020, serta workshop dan pendampingan machinery SME Go Export, dan pendampingan sertifikasi ISO IKM logam di tahun 2022.
Adapun IKM Willindo Jaya Utama, akan memamerkan mesin mini roaster. IKM ini pernah mengekspor ke Asia Tenggara dan Eropa. Reni mengungkapkan, selain memboyong IKM ke pameran internasional, Ditjen IKMA juga berkomitmen mendorong peningkatan kualitas produk IKM melalui program restrukturisasi mesin peralatan dan fasilitasi standardisasi/sertifikasi.
“Ditjen IKMA akan terus mendukung peningkatan produktivitas IKM agar semakin banyak produk berkualitas yang bisa diekspor, bahkan hingga IKM bisa melakukan ekspor sendiri. Upaya ini untuk mendukung target Presiden Joko Widodo untuk terus mendorong surplus neraca perdagangan pada masa mendatang,” pungkas Reni.