Kabargolkar.com - 1.000 orang yang terdiri dari pengurus dan simpatisan Indonesia Bangga Kota Bekasi, telah mendeklarasikan diri sebagai pendukung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (Capres) di Pilpres 2024 mendatang.
Pembina Indonesia Bangga Kota Bekasi, Nofel Saleh Hilabi mengatakan, kotanya menjadi pihak pertama yang mendeklarasikan Indonesia Bangga.
Nofel pun menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh pengurus dan kader Indonesia Bangga yang sudah menyukseskan deklarasi dukungan untuk Ketua Umum Partai Golkar itu sebagai capres 2024.
"Indonesia Bangga diinisiasi Bang Rahmatullah dengan dukungan pemuda-pemuda di Kota Bekasi yang tujuannya ingin mendukung Bapak Airlangga Hartarto menjadi presiden 2024 mendatang,” kata Nofel dalam keterangan persnya, Senin (6/12/2021).
Nofel mengungkapkan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu dinilai paling cocok memimpin Indonesia menggantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Airlangga pun dinilai berhasil mengatasi pandemi Covid-19 dan mengeluarkan Indonesia dari resesi ekonomi.
"Masyarakat Kota Bekasi melihat sosok seorang Airlangga yang pekerja keras, santun, pendiam, dan lebih banyak bekerja. Maka Bang Rahmatullah dan para pemuda bilang kepada saya supaya bisa mendorong Bapak Airlangga Hartarto menjadi presiden di 2024,” tegasnya.
Hal inilah yang melatarbelakangi pembentukan Indonesia Bangga Bangkit Bersama Airlanggga Hartarto.
"Kita berharap, Airlangga bisa memimpin mulai 2024 untuk membangkitkan ekonomi nasional dan menyejahterakan masyarakat Indonesia," tutupnya.
Sementara itu, Ketua Bangga Indonesia Kota Bekasi Rahmatullah mengatakan, pembentukan wadah Indonesia Bangga mengakomodir suara yang ada di Kota Bekasi untuk mendukung Airlangga Hartarto menjadi presiden 2024.
Menurutnya, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menjadi figure yang perlu diteladani.
Sebab, dalam diamnya Airlangga yang tak banyak bersuara, ia lebih banyak bekerja dan terbukti berhasil menyelesaikan masalah perekonomian nasional.
“Contohnya, di masa pandemi sekarang ini, di negara-negara lain ekonominya banyak yang turun, di Indonesia justru masih aman,” tutup Rahmatullah.