Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Kader Muda Kosgoro 1957 Apresiasi Lahirnya Budaya Diskursif dan Harmonis antara DPR dan TNI
  Nyoman Suardhika   16 September 2022
Gredit Photo / Facebook

Kabargolkar.com - Kader Muda Golkar yang juga anggota Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro
1957, Tayeb Demara menyambut baik permintaan maaf Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon yang menyebut TNI seperti gerombolan. Tayeb mengajak semua pihak untuk melangkah bersama membangun bangsa dan negara.

Seperti diketahui kemarin lusa Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR memutuskan untuk tidak melanjutkan laporan terhadap anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon terkait isu disharmoni di tubuh TNI dan pernyataan 'TNI seperti gerombolan'.

Keputusan ini diambil MKD DPR setelah mendengarkan tiga pelapor dari pihak ormas dan teradu Effendi Simbolon, kemarin.

Hasil rapat yang dibacakan Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman itu memutuskan, menetapkan teradu Effendi Simbolon telah hadir sesuai undangan MKD DPR pada 15 September 2022.

Habiburokhman juga menyebut, teradu Effendi Simbolon telah melakukan permohonan maaf secara terbuka tanggal 14 September 2022 terkait hal ini dan teradu juga menyampaikan permohonan maaf saat menghadiri undangan MKD DPR.

"Atas dasar tersebut perkara pengaduan dugaan pelanggaran kode etik terhadap yang terhormat Effendi Muara Sakti Simbolon tidak dapat ditindaklanjuti oleh MKD DPR RI," ujar Wakil ketua MKD DPR RI Habiburokhman saat membacakan putusan di Ruang MKD DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 15 September.

Adanya harmonisasi dan sikap kesatria Effendi Simbolon, ini juga diapresiasi oleh Kader Muda Golkar yang juga Pengurus Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957, Tayeb Demara yang menegaskan bahwa secara substansi pernyataan Effendi Simbolon pada saat rapat kerja Komisi I DPR tanggal 5 September 2022 soal isu disharmoni di tubuh TNI adalah sebuah kritikan membangun TNI.

"Pernyataan yang disampaikan teradu Effendi Simbolon mempunyai hak imunitas untuk menyampaikan pernyataan pertanyaan dan sikap dalam menjalankan tugas sebagaimana diatur dalam pasal 20a ayat 3 UU MD3," kata Tayeb dalam siaran persnya, Jumat (16/9/22).

Lebih jauh masih dalam keterangan Tayeb, saat ini Semangat Reformasi dan keinginan semua pihak melahirkan kesejahteraan rakyat pada seluruh sendi kehidupan bernegara telah terpampang di wajah anak anak bu pertiwi.

''Keberanian dan semangat tokoh politik PDI-P effendy Simbolon adalah wujud kesaksian intelektual dalam kebebasan berpikir yang tumbuh di alam bawa sadar beliau sebagai manusia biasa, juga iklim sosial politik dalam sebuah negara yang sedang tumbuh dan menantikan kualitas Demokrasi yang Dianutnya,'' Ujar Tayeb menambahkan.

Hadirnya interupsi dari pihak Prajurit TNI diberbagai media sosial merupakan bukti nyata bahwa negara ini sedang memiliki kualitas dialog politk yang menuntun kita pada kajian dan cermat menerima nya lagi lagi.

“ Bagi saya, hal ini sangat memberikan nilai edukasi positif yang sarat dengan pesan bahwa negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang penuh dengan keragaman yang terus akan menjaga nilai-nilai Kultural sebagai negara yang besar akan keragman(plural).. Yang oleh dunia saat ini sedang mengintip keutuhan dan ketentraman negara ini,'' Tambah Tayeb

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.