Kabargolkar.com - Politikus Partai Golkar mengeluarkan ide fantastis, disaat acara peluncuran buku biografi Ketua DPD Tingkat I Golkar Provinsi Bali Periode 1988-1993, Brigjen TNI (Purn) I Dewa Gde Oka, di Wantilan DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Selasa (27/9/2022) kemarin.
Ide besar yang diutarakan eks Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Selandia Baru itu adalah membangun Museum Golkar.
Mantan Legislator Golkar asal Jakarta Utara ini mengatakan, ide dan gagasannya itu akan segera disampaikannya kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Pria yang gemar bermain gitar dan bernyanyi ini mengungkapkan, ide membuat Museum Golkar menjadi bagian dari sejarah negeri.
“Dalam pertemuan besok saya akan mengusulkan pentingyanya dan saatnya Golkar untuk membangun sebuah museum. Karena sejarah Golkar 1964 itu adalah sejarah dari negeri ini sebenarnya. Berapa puluh tahun Partai Golkar mengawal republic ini dengan segala kelebihan dan kekurangannya, sudah saatnya didokumendtasikan dan bisa dinikmati oleh masyarakat luas,” kata Tantowi dalam keterangan persnya, Rabu (28/9/2022).
Saat disinggung kekhawatiran terjadinya polarisasi dan politik identitas dalam pertarungan Pilpres 2024 mendatang, Tantowi mengaku capek.
Baginya, polarisasi ini tidak menguntungkan karena menghambat proses kemajuan pembangunan.
“Jujur saya sebagai politisi dan sebagai rakyat juga penat dengan keterbelahan ini. Polarisasi ini tidak menguntungkan semua dan menghambat proses kemajuan,” tutup Tantowi.