kabargolkar.com - Tokoh Muda Golkar dari Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Aditya Anugrah Moha (ADM) mendukung penuh pertumbuhan kopi di Indonesia. Dukungan yang dimaksud juga soal peningkatan kesejahteraan para petani kopi di Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut).
“Ini karena Indonesia memiliki keberagaman jenis kopi yang luar biasa dan punya spesifikasi di setiap wilayah dan daerahnya,” ujar ADM yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bolmong periode 2022-2025, dikutip dalam kanal YouTube G24 Channel, Selasa (4/10/2022).
Hal yang sama berlaku pul di Kotamobagu. Menurut mantan anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) periode 2009–2014 ini, kopi di Kotamobagu memiliki potensi dan ciri khas tersendiri.
“Lebih khusus kopi di Kotamobagu. Ini merupakan cita rasa kopi terbaik menurut saya, karena dari sejak penanaman, pengolahan, sampai ke perawatannya itu dilakukan dengan organik dan tanpa kimia jenis apapun,” jelas ADM.
Pelatihan untuk petani kopi Kotamobagu
Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu sendiri sudah dari lama berupaya untuk mendorong peningkatan kualitas dan produksi kopi Kotamobagu.
Upaya tersebut, salah satunya diwujudkan dengan memberikan pelatihan kepada petani kopi terkait budi daya dan pascapanen kopi.
Pelatihan tersebut dilaksanakan dengan mendatangkan dua pemateri dari Pusat Penelitian dan Pelatihan Tanaman Kopi dan Kakao Jember, Jawa Timur (Jatim).
Adapun pelatihan tersebut diikuti oleh 25 petani kopi Kotamobagu Selatan, di antaranya dari Desa Poyowa Besar Satu dan Poyowa Besar Dua sebanyak 20 orang. Kemudian, petani dari Kotamobagu Utara, Desa Bilalang sebanyak 5 orang.
Lewat dukungan dari semua pihak, petani kopi diharapkan bisa menghasilkan kualitas dan kuantitas panen lebih baik agar pendapatan mereka juga semakin meningkat.
Untuk diketahui, Indonesia sendiri sejak lama sudah dikenal sebagai surga kopi dunia. Hal ini pertama kali digaungkan dalam pameran Specialty Coffee Association of America (SCAA) di Seattle Amerika Serikat (AS) pada Kamis (9/4/2015) hingga Minggu (12/4/2015).
Predikat itu diberikan oleh komunitas kopi spesial di AS ketika melihat 39 jenis varian kopi spesial terbaik yang berasal asal dari berbagai daerah di Indonesia. Adanya predikat tersebut diharapkan mampu menaikkan ekspor kopi Indonesia ke AS.