Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Moderasi Beragama, Fungsionaris Golkar DKI Ini Bicarakan Soal Ruang Pertemuan Antar Pemuda Lintas Agama
  Nyoman Suardhika   13 Maret 2023
Gredit Photo / Istimewa

Kabargolkar.com - Diskusi Implementasi Moderasi Antar Sahabat (DIMAS) yang diselenggarakan Seksi Hubungan
Antar Agama dan Kemasyarakatan (HAAK) Gereja St. Stefanus Cilandak mengumpulkan pemuda pemudi lintas agama di Jakarta Selatan, Sabtu 11 Maret 2023.

Diskusi tersebut membahas tentang pentingnya penerapan moderasi beragama di tengah masyarakat khususnya dari sudut pandang generasi muda dalam rangka menyambut kontestasi politik tahun 2024 nanti.

Kemajemukan bangsa Indonesia memberikan keuntungan sekaligus ancaman yang nyata bagi masyarakat, sehingga diperlukan sikap yang bijak dalam menyikapi kemajemukan bangsa tersebut. Ancaman seperti intoleransi, ekstremisme, hingga radikalisme dan terorisme masih dapat dirasakan di tengah-tengah kehidupan masyarakat saat ini.

Untuk itu, generasi muda sebagai bagian dari masyarakat dituntut untuk dapat mengedepankan sikap moderasi beragama guna menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia dari ancaman yang dapat memecah belah bangsa.

Anggorokresno Abiwangsa selaku Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Jakarta Selatan yang menjadi narasumber dalam diskusi tersebut menyatakan bahwa sebagai bentuk upaya mewujudkan moderasi beragama di tengah masyarakat khususnya dalam hal ini bagi generasi muda, Anggorokresno mengatakan bahwa perlu semakin sering diadakan ruang-ruang pertemuan antara pemuda pemudi lintas agama.

“Ruang-ruang pertemuan dialog lintas agama perlu semakin ditingkatkan lagi intensitasnya terkhusus bagi generasi muda, karena dengan semakin intensnya pertemuan yang bisa dilakukan akan semakin menumbuhkan rasa toleransi dan juga moderasi dalam hidup bermasyarakat. Selain itu, dengan adanya pertemuan serta dialog lintas agama juga dapat meruntuhkan prejudice atau prasangka terhadap suatu agama atau kepercayaan tertentu yang berbeda, sehingga generasi muda dapat secara bijak menyikapi keberagaman yang ada terlebih dalam hal menangkal polarisasi politik identitas menuju kontestasi politik di tahun 2024 nanti” jelas Anggorokresno Abiwangsa yang juga merupakan Fungsionaris DPD I Partai Golkar DKI Jakarta.

Tidak lupa juga Pria yang biasa dosapa Anggo, ini menjelaskan bahwa moderasi beragama merupakan hal yang sangat penting dan perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan merangkul sesama sebagai manusia dengan prinsip-prinsip kemanusian yang tertuang dalam Sila ke-2 Pancasila yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab serta sejalan dengan semangat Keuskupan Agung Jakarta yakni mewujudkan Bonum Commune (kesejahteraan bersama).

“Saya mengutip dokumen Gereja ‘Nostra Aetate’ yang menjelaskan secara spesifik tentang moderasi beragama dalam Gereja Katolik, dalam dokumen tersebut disebutkan bagaimana kita sebagai umat Katolik menyikapi agama-agama lain yang ada tentunya dengan penuh rasa menghargai serta menghormati kepada mereka yang berbeda sebagai sesama manusia” tuturnya dalam diskusi tersebut.

Sementara itu, Direktur Program Indonesian Conference on Religion (ICRP), Achmad Nurcholis, dalam diskusi yang sama menyampaikan bahwa generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam mengawal serta menjamin terwujudnya toleransi serta moderasi beragama di tengah masyarakat dengan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari peran serta posisi strategis yang dimiliki oleh generasi muda sebagai generasi penerus bangsa ini nantinya

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.