Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Nofel Saleh Hilabi Puji Sikap Ikhlas Seorang Nenek Penjual Peyek
  Nyoman Suardhika   29 Maret 2023
Gredit Photo / Istimewa

Kabargolkar.com - Seorang Nenek penjual Peyek patut menjadi contoh terhadap perbuatannya, bukan
seperti penjual lainnya yang selalu berhitung tentang untung rugi, sang Nenek ini malah ikhlas melakukan aktifitas berdagangnya.

Melihat besar hati sang Nenek memberikan Peyek dan Kacang ke beberapa pembeli yang kebetulan lewat di trotoar tempatnya berjualan tersebut membuat Nofel Saleh Hilabi terharu. Kebesaran hati seorang Nenek tercermin dari sikapnya, Nofel tak sengaja bertemu dengan seorang ibu tersebut.

Dalam perjalanan di waktu senggang sehabis pulang berbuka Puasa Nofel Saleh Hilabi bertemu dengan seorang Nenek bernama Warsiti yang sedang berjualan Kacang dan Peyek. Nenek Warsiti yang sebatang kara ini berjualan dipinggir jalan mengadu nasib untuk menunggu pembeli yang mau membeli dagangannya.

Di tengah ramainya lalu lintas kendaraan, ibu Warsiti termenung menunggu pembeli datang ke kursi yang biasa ada sekitaran trotoar di pinggir jalan.

Cara berdagang Warsiti pun cukup unik. Ia menjual Peyek kepada pembeli dengan harga bervariasi kepada setiap pembelinya. Bahkan jika sedang istrihat di Mushollah, Ibu Warsiti sering memberikan kebebasan kepada para pembeli dagangnya tersebut dengan cara ikhlas, berapa pun yang tawar.

Nofel Hilabi lantas menawar Peyek tersebut, yang sebelum ada tawar menawar bertanya tanya terlebih dahulu soal pendapatan per hari juga per bulannya dari jualan Peyek tersebut.

Untuk menguji keikhlasan Nenek Warsiti, Nofel Hilabi kemudian berdialog dengan Nenek Warsiti yang terlihat raut wajahnya penuh keikhlasan itu. Seorang penguji yang sebelumnya sudah dipersiapkan Nofel melakukan aksinya.

“Nek Jualan Kacang ya?,” tanya seorang pembeli yang diperankan seorang penguji yang sudah dipersiapkan oleh Nofel sebelumnya.

''Iya betul harga satunya 10 ribu,'' kata Nenek Warsiti

''Wah kalau satu-nya 5 ribu saja, soalnya saya hanya bawa uang 5 ribu rupiah, gimana?'' tawar pembeli

''Oh ya sudah tidak apa apa silahkan 5 ribu saja, ambil saja,'' Jawab Nenek warsiti.

Di tengah obrolan, Nofel kemudian menanyakan suami dan Anak Nenek Warsiti yang ternyata sudah tidak ada.

Ketika bercerita soal anak dan suami, mata nenek Warsiti terlihat berkaca-kaca. “ Suami dan Anak sudah tidak ada (meninggal),” ucapnya.

Singkat cerita Nofel Saleh Hilabi pun membeli semua Peyek yang ada dalam isi keranjang jualannya Nenek Warsiti dan memborongnya untuk kemudian Ia bayar.

''Berapa semuanya Nek?,” kata Nofel.

“Total semua 35 ribu rupiah,” kata Nenek Warsiti.

Mendengar ucapan keikhlasan Nenek Warsiti, Nofel Saleh Hilabi pun langsung memberikan sejumlah uang. “Nenek ini orang baik. Ini saya tambahin buat modal,” ucap Nofel.

Nenek Warsiti yang kaget menerima uang jutaan tersebut langsung menangis dan berucap syukur. Begitu pun sebaliknya, Nofel Hilabi juga terharu saat mendengar rasa sykur yang diucapkan oleh seorang Nenek Warsiti yang memiliki hati ikhlas

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.