Kabargolkar.com - Dewan Pimpinan Daerah (DEPIDAR) II Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia
(SOKSI) Sumatera Utara (Sumut) bersama KWSI (Krida Wanita Swadiri Indonesia) Sumut, pada hari ini, Jumat (20/8/2021), telah membagikan bantuan kebutuhan pokok berupa beras kepada warga Kampung Aur, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.
Ketua DEPIDAR II SOKSI Sumut, Sangkot Sirait mengatakan, bantuan ini sengaja dipersiapkan pihaknya untuk membantu warga tersebut, lantaran habis terkena musibah banjir sejak Kamis (19/8/2021).
Sangkot mengaku prihatinnya kepada warga Kampung Aur, karena sering diterpa bencana banjir kiriman dari gunung.
"Apalagi saat ini kondisi cuaca musim penghujan. Maka kemungkinan besar banjir akan kembali terjadi di pemukiman yang berada di bantaran sungai ini," kata Sangkot setelah memberikan bantuan kepada warga, Medan, Sumut, Jumat (20/8/2021)
"Kami yakin ibu-ibu sudah bisa lebih bersabar menghadapi musibah banjir ini. Berbagi sembako ini memang sudah program rutin Soksi Sumut bersama KWSI di tengah situasi pandemi Covid-19. Begitu kami dapat informasi kemarin malam terjadi banjir, maka kami langsung berinisitif mengarahkan program ini ke Kampung Aur. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban ibu-ibu," sambungnya.
Prihatin atas musibah tersebut, Sangkot meminta Wali Kota Medan Bobby Nasution agar segera membuat gebrakan baru, guna membenahi kawasan bantaran sungai, khususnya Kampung Aur.
"Karena ide untuk menyelamatkan warga Kampung Aur dari banjir tahunan ini dari dulu sudah banyak kita dengar. Mau dibangun rumah susun lah. Mau pengorekan sendimentasi sungai lah. Tapi hingga kini belum ada realisasinya," pinta Sangkot.
Sangkot meyakini Bobby Nasution bisa mengikuti jejak Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo (Jokowi), saat menjabat sebagai kepala daerah terutama dalam mengatasi banjir.
"Karena kan memang sejak awal sebelum pemilihan banyak kita warga Medan ini meyakini Bobby Nasution sebagai menantu Presiden akan membawa dampak positif dan lebih mudah mewujudkan perubahan besar di Kota Medan ini. Sehingga banyak warga yang memilih Bobby Nasution. Itu yang kita tunggu-tunggu," tegas Sangkot.
Selain itu, Sangkot juga menyarankan Bobby Nasution untuk menertibkan orang-orang di sekitarnya yang akan membawa dampak negatif terhadap kepemimpinannya di Kota Medan.
"Kita tidak ingin bila nama Wali Kota Medan hanya dibawa-bawa oleh orang-orang sekitarnya, tapi justru tidak membawa dampak positif di masyarakat. Bahkan kekhawatiran kita bila membawa dampak negatif terhadap kinerja dan nama baik Wali Kota Medan yang kita lihat sudah bekerja sungguh-sungguh membangun Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara yang kita cintai ini. Tapi yang pasti kita berharap yang terbaik untuk kepemimpinan Bobby Nasution sebagai Wali Kota Medan yang muda, cerdas dan energik," tutup Sangkot.
Ditempat yang sama, Ketua KWSI Sumut Susi Mery Junita Sinaga mengucapkan terima kasih banyak atas partisipasi para pengurus KWSI Sumut dan dukungan pengurus teras SOKSI Sumut.
"Terima kasih kepada kawan-kawan semua