Kabargolkar.com - Dewan Pengurus Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kabupaten Tangerang mengecam tindakan polisi yang membanting seorang mahasiswa pada peserta aksi demo di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (13/10/2021).
Yusuf Basnar selaku Ketua DPD AMPI Kabupaten Tangerang mengatakan, sangat menyayangkan tindakan anggota polisi terhadap pengunjuk rasa yang semena-mena.
Lanjutnya, Kapolres harus bertanggung jawab perihal hal ini dan langsung meminta maaf untuk anggota yang bersangkutan.
“Polri sudah seharusnya membuat kebijakan yang lebih tajam dan kuat untuk anggotanya yang bertindak bak seorang dewa,” ujar Basnar, sapaan akrabnya.
Basnar juga mengatakan, aksi itu suatu tindakan yang biasa dilakukan oleh mahasiswa atau masyarakat, untuk memberi pesan kepada pemerintah.
Masih kata Basnar, supaya pemerintah sadar bahwa setiap tindakan yang dilakukan, pasti selalu ada yang mengawal.
“Pada dasarnya, beberapa mahasiswa yang berhimpun dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang, boleh menyuarakan aspirasi dan keresahannya, aksi itu hal yang biasa., pemerintah harus selalu ada yang mengawal,” tutup Basnar.