Kabar Golkar

Dave Laksono Yakin Indonesia Mampu Menjaga Stabilitas Pembangunan Nasional Dalam Ketidakpastian Global

Oleh · · Kabar Karya Kekaryaan

Foto Bersama PPK Kosgoro 1957
Foto Bersama PPK Kosgoro 1957
strategis karena menempatkan Pancasila sebagai basis internasionalisme.
 
"Oleh karena itu Presiden bersama para menteri sedang  menaikkan kepercayaan publik dan kapasitas, agar Indonesia terus dilirik sebagai destinasi investasi dalam pembangunan. Pemerintah juga melakukan transformasi dibeberapa sektor dan perundang-undangan untuk membuat iklim invewtaai yang nyaman tentu  ujungnya terciptanya lapangan pekerjaan,"ungkapnya.
 
Dave beroendapat stabilitas nasional saat ini bergantung pada kemampuan 
Indonesia membangun jejaring kerja sama lintas kutub tanpa kehilangan independensi arah  kebijakan luar negeri. Maka risiko global juga semakin bersifat multidimensional, mencakup aspek sosial dan teknologi. 
 
"Global Risks Report 2025 dari World Economic Forum (WEF) mencatat bahwa banyak responden memandang outlook global menuju kondisi turbulen dimana 
misinformasi/disinformasi, polarisasi, dan migrasi menjadi risiko utama jangka pendek untuk 2027. Kombinasi ketegangan geopolitik, konfrontasi geoekonomi, hingga degradasi kualitas 
informasi publik dapat mempercepat transmisi krisis dan memperburuk polarisasi, sehingga meningkatkan kebutuhan akan literasi kebijakan dan komunikasi publik yang lebih kuat," paparnya.
 
Dalam perspektif geopolitik, lanjutnya situasi ini menuntut koeksistensi damai, yaitu hidup berdampingan secara damai, membangun kerja sama dan aliansi strategis dengan tetap menghormati 
kemerdekaan serta kedaulatan bangsa lain, sekaligus berpegang pada prinsip anti-kolonialisme, anti-imperialisme, dan non-invasif.
 
"Ketidakpastian juga memiliki dampak ekonomi yang terukur. Penelitian terkait World Uncertainty Index (WUI) menunjukkan bahwa kenaikan ketidakpastian berhubungan dengan penurunan output yang signifikan dan dapat berlangsung hingga beberapa tahun," katanya.
 
Di Indonesia, kata Dave tekanan eksternal berinteraksi langsung dengan tantangan domestik, khususnya ekspektasi masyarakat dan dunia usaha terhadap konsistensi dan kredibilitas
kebijakan. Laporan Indonesia Economic Prospects (June 2025) mencatat bahwa 

Tag: kosgoro1967, ibi