JAKARTA — Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Sari Yuliati, mendorong seluruh jajaran dan anggota organisasi untuk meningkatkan kemampuan di bidang digital sebagai bagian dari persiapan menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
Menurut Sari, perkembangan teknologi yang semakin pesat menjadikan media sosial sebagai salah satu sarana penting dalam memperluas jangkauan organisasi sekaligus memperkuat komunikasi dan konsolidasi antarkader.
Hal tersebut disampaikan Sari saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) Bersama Kosgoro di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Minggu (13/9/26).
“Kemarin saya juga sudah sampaikan kepada calon caketum untuk sadar digitalisasi, sadar sosial media. Karena zaman sekarang suka tidak suka, itulah salah satu yang menjadi kekuatan konsolidasi,” kata Sari.
Wakil Ketua DPR RI itu menekankan bahwa penguasaan ruang digital perlu menjadi perhatian seluruh elemen Kosgoro 1957. Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi saat ini, konsolidasi organisasi tidak cukup hanya dilakukan melalui aktivitas dan pertemuan langsung.
“Jadi selain berperang di darat, kita juga harus berperang di udara,” ujarnya.
Selain penguatan digital, Sari meminta Mubes menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus mempercepat konsolidasi kepengurusan. Ia mendorong masing-masing ketua umum gerakan yang berada di lingkungan Kosgoro 1957 untuk segera melengkapi struktur organisasi hingga ke daerah.
“Target kita adalah memperkuat struktur hingga minimal seluruh provinsi dan sekurang-kurangnya setengah kabupaten dan kota seluruh Indonesia paling lambat akhir Desember 2027,” ucapnya.
Sari menegaskan, konsolidasi organisasi tidak boleh hanya berorientasi pada pembentukan struktur kepengurusan. Seluruh kader dan anggota Kosgoro 1957, menurutnya, harus mampu menghadirkan karya dan pengabdian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Konsolidasi tidak boleh hanya berhenti pada struktur. Kita harus hadir dan dekat dengan rakyat melalui program-program nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Bendahara Umum DPP Partai Golkar itu berharap percepatan konsolidasi dapat segera diikuti dengan pelaksanaan berbagai agenda organisasi. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menerjemahkan arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam memperkuat peran organisasi dan kader di tengah masyarakat.
Sari menambahkan, seluruh gerakan dan lembaga yang berada di bawah Kosgoro 1957 memiliki peran strategis dalam mendukung perjuangan Partai Golkar menjelang Pemilu 2029.
"Seluruh gerakan lembaga Kosgoro 1957 itu adalah untuk menjadi amplifier bagi Partai Golkar. Semua, apapun itu. Dan kita mengimplementasikan dan menerjemahkan arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar,” tandasnya.