Kabargolkar.com - Pemerintah berencana membuka lahan sawah baru di Kalimantan Tengah. Saat ini, pemerintah tengah melakukan kajian untuk pengelolaan lingkungan maupun jumlah sumber daya yang dibutuhkan. Hal tersebut disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat bersama Presiden Jokowi secara telekonferensi, Rabu (13/5/2020).
"Dari hasil rapat potensi yang dikembangkan memang bisa di atas 255 ribu di lahan hamparan Kalimantan Tengah tapi sedang dilakukan studi dalam waktu 3 minggu ini dengan luas potensi 164.598 hektar," kata Airlangga, Rabu.
Airlangga mengatakan, pemerintah mencatat dari luasan tersebut ada sekitar 85.456 hektar lahan sudah memiliki jaringan irigasi dan ada 57.195 hektare yang sudah dilakukan penanaman padi selama ini oleh transmigran dan keluarganya.
Pemerintah melihat potensi ekstensifikasi sebesar 79.142 hektare. Namun, pemerintah masih menunggu hasil kajian lingkungan hidup, kepemilikan dan pemanfaatan tanah maupun SDM untuk mengelola lahan tersebut.
"Potensi keseluruhan ini akan dipelajari 3 minggu ke depan di mana akan dilakukan kajian lingkungan hidup strategis kemudian review inventarisasi pengawasan pemilikan penggunaan dan pemanfaatan tanah dan kajian ketersediaan tenaga kerja di lokasi tersebut, ini yang akan jadi kajian tim dalam 3 minggu ke depan," jelas Airlangga.