Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
DPR Akan Panggil Menteri Rini dan Bos PLN Terkait Bocornya Rekaman
  Kabar Golkar   04 Mei 2018
[caption id="attachment_5048" align="alignnone" width="800"] Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) didampingi Dirut PLN Sofyan Basir (kiri) memberikan keterangan pers seusai penandatanganan dokumen kerja sama antara PLN dan tujuh perguruan tinggi negeri (PTN) di Jakarta, Rabu (28/2). PT PLN (Persero) melakukan kerja sama dengan tujuh PTN yakni UI, IPB, ITB, UGM, UNDIP, ITS dan Udayana dalam hal pemberdayaan sumber daya manusia, penelitian, dan pengembangan bidang ketenagalistrikan di Tanah Air. ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf/kye/18.[/caption] Kabar Golkar - Komisi VI DPR RI akan menjadwalkan mengundang Menteri BUMN Rini Soemarno dan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir untuk menjelaskan perihal transkrip rekaman percakapan yang beredar di media sosial dan menjadi polemik. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Dito Ganinduto mengatakan di Jakarta, Kamis (3/5), pertemuan itu menyikapi beredarnya transkrip pembicaraan telepon antara Rini Soemarno dan Sofyan Basir yang beredar di media sosial. Komisi VI DPR RI setelah masa reses berakhir dan memasuki masa persidangan berikutnya akan menjadwalkan mengundang Menteri BUMN Rini Soemarno dan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi, pada rapat kerja di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta. "Penjelasan dan klarifikasi ini diperlukan, agar transkrip percakapan telepon tersebut tidak menimbulkan tafsir simpang-siur dan meresahkan masyarakat," katanya. Politisi Partai Golkar ini menyatakan, dirinya memahami yang dibicarakan dalam transkrip percakapan telepon tersebut adalah soal bisnis antara PT PLN, PT Pertamina dan investor. Namun transkrip rekaman telepon tersebut, jika tidak segera diklarifikasi dapat menjadi polemik berkepanjangan dan tidak kondusif. "Karena itu, Komisi VI berencana untuk mengundang Ibu Rini dan Pak Sofyan, guna memberikan penjelasan dan klarifikasi. Jika telah diklarifikasi dan 'clear' maka polemik ini sudah selesai tidak perlu dipersoalkan lagi," katanya. Pada kesempatan tersebut, Dito juga mengingatkan masyarakat agar tidak menghakimi Menteri BUMN Rini Soemarno maupun Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir secara sepihak. Komisi VI DPR RI akan mengundang Rini Soemarno dan Sofyan Basir untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi.   Sumber : akurat.co
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.