Kabargolkar.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kementerian Dalam negeri (Kemendagri), Muhammad Hudori hadir dalam pembicara dalam pengayaan Bimbingan Teknis (Bimtek) DPP Partai Golkar kepada jajaran perwakilan pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) bagian Jawa III, Bali, NTB dan NTT di Pullman Hotel Tanjung Duren, Jakarta Barat, Minggu (26/7/2020).
Dalam penyampaiannya, Hudori menerangkan soal protokol kesehatan dalam seluruh tahapan Pilkada Serentak pada tahun ini (2020), menurutnya segala ketentuan itu sudah diatur dalam rapat bersama dengan Komisi II di DPR RI.
"Seluruh tahapan dalam Pilkada untuk tahun ini (2020) dimana akan sangat sedkit perbedaan selain pergeseran waktu pelaksanaanya, karena adanya dampak pandemi dan segala macam dinamika, kami bersama Komisi II DPR RI meyepakati bahwa protokol dalam pilkada nanti harus sesuai dengan standar kesehatan yang sudah dibuat oleh Gugus Tugas percepatan penanggulangan Covid-19, namun suasana demokratisasi akan tetap menjadi prioritas utama tentunya,'' Imbuh M Hudori.
Sejatinya dalam Pilkada itu adalah mengedepankan prinsip demokrasi, prindip demokrasi yang dimaksud adalah mencari pemimpin yang berkulitas dalam pemilihan, nantinya akan lahir pemimpin berkualitas.
"Ini barangkali yang perlu disampaikan dalam Bimtek Partai Golkar, bahwa sejatinya dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah ialah mencari pemimpin terbaik dan berkualitas," Ucap Hudori dalam Bimtek Pendidikan Partai Golkar Sosialisasi Perundang Undangan Dalam Rangka Pilkada Serentak 2020, yang pada kesempatan kali ini berbicara dalam penyampaian di depan perwakilan pimpinan dari DPD Golkar wilayah Jawa III, Bali, NTB dan NTB.