Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Ical : Dedi Mulyadi Dari Wawasannya Dan Gagasannya, Tidak Perlu Diragukan Lagi
  Kabar Golkar   28 Mei 2018
  [caption id="attachment_6701" align="aligncenter" width="1280"] Ketua DPD Golkar Jawa Barat H. Dedi Mulyadi mendapatkan kehormatan dari ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie saat acara dan buka puasa bersama Ank anak yatim di Babbelan, Bekasi. minggu (27/5/2018) - Photo / Kabargolkar[/caption] KabarGolkar.com, Bekasi - Mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie menilai, Dedi Mulyadi layak memimpin Jawa Barat. Pria yang akrab disapa Ical ini memuji gagasan mantan Bupati Purwakarta dalam memimpin rakyat. Menurutnya, gagasan Dedi Mulyadi tidak perlu diragukan lagi. “Adinda saya ini (Dedi Mulyadi) merupakan sosok yang sudah pantas. Wawasannya, gagasannya, tidak perlu diragukan lagi,” kata Ical saat memberikan sambutan di hadapan 1.000 anak yatim di Babelan Kota, Kabupaten Bekasi, Minggu (27/5/2018). Ical menyebut, Dedi Mulyadi adalah "petani" yang konsisten menanam. Oleh sebab itu, pada momen Pilgub Jawa Barat, Dedi tinggal menuai hasil yang selama ini dia tanam tersebut. Sebelumnya, Ical sempat menyimak gagasan calon wakil gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan sebuah gagasan tentang zakat dan pajak. Menurut dia, 8 ashnaf (golongan) penerima zakat harus menjadi tanggung jawab negara dan aghniya (orang kaya, pengusaha). “Seharusnya bangsa kita sudah makmur, ada pajak ada zakat. Semuanya diserahkan kepada 8 ashnaf. Para aghniya menjadi bagian dari zakat dan pajak itu. Negara sebagai amiliin (pengumpul zakat dan pajak) memfasilitasi,” ungkapnya. Dedi juga menyinggung soal pajak. Dia menilai, masyarakat sekitar wilayah industri belum merasakan manfaat signifikan dana pajak yang ditarik dari pengusaha. Padahal, para pengusaha sudah menunaikan kewajibannya untuk membayarkannya kepada negara. “Kehadiran industri harus memberikan dampak positif. Pajaknya digunakan untuk menata lingkungan sekitar industri itu,” kata dia. Selain itu, anak-anak warga di perkampungan sekitar industri sudah seharusnya menjadi tanggung jawab pengusaha. Mereka harus mendapatkan pendidikan layak berupa sekolah manager. Sehingga, anak-anak tersebut di masa depan menjadi tuan di daerahnya sendiri. “Kalau begini, akan tercipta kesinambungan. Industri berhasil mendorong perubahan sosial. Kehadiran industri memberikan manfaat,” pungkasnya. (sumarsono)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.