Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Pasangan SAE Emban Lima Pesan Ulama
  Kabar Golkar   28 Mei 2018
kabargolkar - Mendengarkan aspirasi serta masukan dari seluruh komponen masyarakat menjadi hal penting bagi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko (SAE). Hal ini dibuktikan dengan tidak hanya mengunjungi warga masyarakat di bawah saja, Paslon SAE pun juga menerima uneg-uneg dari para ahli, termasuk mendengarkan pesan ulama. Calon Wali Kota Malang Sutiaji memang mengenal betul kehidupan pondok pesantren. Juga dengan karakter dan keinginan para ulama. Termasuk di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Malang, KH. Marzuki Mustamar. “Jelang akhir kampanye yang tinggal sebulan lagi ini kita ingin mengevaluasi semuanya. Kami mengunjungi ulama untuk mendapatkan pesan-pesan beliau para ulama sekaligus menerima apa yang menjadi uneg-uneg,” kata Sutiaji. Sutiaji mengevaluasi hasil blusukan yang dilakukannya bersama Sofyan Edi Jarwoko. Diantaranya catatan khusus yang diterimanya dari KH Marzuki Mustamar, salah seorang ulama kondang Nahdlatul Ulama Kota Malang. Pesan KH Marzuki Mustamar ini terangkum dalam lima poin, ungkap Sutiaji. Dimana hal tersebut akan menjadi rambu-rambu prioritas kebijakan yang akan dilakukan, apabila Paslon SAE ini mendapat kepercayaan masyarakat Malang untuk memimpin sebagai walikota dan wakil wali Kota Malang periode 2018-2023. “Lima poin tersebut pertama adalah perlu dilakukannya reformasi birokrasi untuk menciptakan layanan publik yang prima. Kedua ia berpesan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah dengan menggalang kerjasama dengan lembaga pendidikan terkemuka di dalam maupun di luar negeri,” papar Sutiaji. Lalu ketiga menurutnya, KH Marzuki berpesan untuk lebih memberi perhatian pada pembangunan kawasan timur Kota Malang. Karena dianggap tertinggal dari wilayah lain. Keempat, lanjut Sutiaji, soal ketergantungan pasokan air bersih dari Batu dan Kabupaten Malang yang perlu dikurangi dengan menggali potensi sumber air di wilayah Kota Malang sendiri. “Terakhir kita bedua diharapkan mampu menjaga kekompakan hingga akhir tugas melalui pembagian peran yang transparan, sekaligus harus menjadi teladan sebagai pemimpin Kota Malang yang berwibawa,” pungkasnya. {malangpostonline}
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.