kabargolkar - Setelah Ketua Korbid Pemenganan Pemilu Partai Golkar Indonesia Timur Melkias Marcus Mekeng yang berharap agar Joko Widodo segera menetapkan Airlangga Hartarto mendampinginya menjadi Calon Wakil Presiden, kembali Syamsul Rizal Pengurus DPP PG menegaskan bahwa percepatan penetapan Ketum DPP PG sebagai Capres Pak Jokowi sangatlah penting karena terkait dengan waktu konsolidasi Partai Golkar baik untuk Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden.
“Harapan saya jika Pak Jokowi sudah benar-benar yakin bahwa Pak Airlangga adalah sosok yang layak menjadi pasangannya, awal atau pertengahan bulan Mei Pak Jokowi sudah harus punya keputusan secara resmi sehingga segenap Kader Golkar di pusat dan sampai tingkat ranting tidak lagi gamang melainkan fokus konsolidasi dan kerja-kerja politik lainnya,” kata Syamsul.
Selain dari kesamaan pandang Syamsul dan Melkias Mekeng, di sisi lain Syamsul juga menyampaikan kekhawatirannya jika pada Mei ini Jokowi belum ada sikap, begitu masuk Juni dinamika Golkar bisa berubah.
“Karena selain Pak Airlangga yang menurut saya layak mendampingi Pak Jokowi, ada juga kader senior lain yang punya potensi besar menjadi Cawapres di capres lain atau bisa jadi capres seperti Pak JK, Pak AL, Pak ARB, dan Pak AT. Dan jika hal ini sampai terjadi, saya pastikan dapat mempengaruhi elektabilitas Pak Jokowi untuk meraih dua periode,” ujar MSR sapaan akrab Syamsul Rizal.
“Untuk itu, saya sebagai kader Partai meminta agar Pak Jokowi tidak perlu ragu kepada Golkar terutama Pak Airlangga. Kapan saja Pak Jokowi konsisten menetapkan Ketum PG kami, Pak Airlangga, sebagai cawapres maka saat itu juga Golkar dengan segenap instrumen politik di bawah kepemimpinan Pak Airlangga komitmen maksimal mengantarkan Pak Jokowi ke periode dua Presiden RI 2019,” katanya. {sinarharapan}