Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Hadiri Pengajian di Lamongan, Khofifah : Awas Ghibah Jaman Now Lewat Jari Tangan
  Kabar Golkar   04 Juni 2018
Kabar Golkar - Ratusan jamaah manaqib dan burdah Desa Babat Lamongan begitu antusias menyambut kedatangan calon gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa, Senin (4/6/2018) pagi. Khofifah secara khusus datang bergabung dengan jamaah pengajian tersebut untuk menyapa sekaligus memberikan tausyiah sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU. Di depan para jamaah pengajian tersebut, Khofifah mengingatkan tentang teknologi saat ini yang sudah semakin maju. Ia mengingatkan bahwa salah satu hal yang harus dihindari selama bulan puasa Ramadhan adalah ghibah. "Tapi saat ini ghibah sudah bergeser lewat jari-jari tangan. Ini jaman now. Ada chat di grup wa, ada berita hoax, disebarkan, ini yang sehari-harinya kita hadapi," ucap Khofifah. Kemajuan teknologi dikatakan Khofifah memiliki dua mata pisau. Satu sisi sangat membantu manusia dalam urusan sehari-hari, dan di sisi lain bisa mendatangkan keburukan. Termasuk menyebarkan fitnah, berita hoax, dan juga ghibah dengan sangt mudah. Biasanya, saat ada kiriman di grup whats app, banyak pengguna yang langsung share tanpa tahu kebenarannya. "Hari ini etape terakhir di bulan Ramadhan. Tiba di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan maka semoga menjadi pengantar kita untuk dijauhkan dari api neraka," ucap mantan Menteri Sosial ini. Sebagaimana semua umat muslimin ingin untuk kembali ke fitri di lebaran Idul Fitri, dikatakan Khofifah hal tersebut tidak bisa dicapai dengan instan. Namun semua harus sudah dipersiapkan bahkan sejak bilan Rajab. Dimana berdasarkan hadist persiapan jelang meraih fitri dilakukan dengan membersihkan diri lewat bulan Rajab. "Kemudian dilanjutkan dengan ibadah di bulan Sya'ban. Di bulan Sya'ban ini adalah proses membersihkan hati. Nah di bulan Ramadhan dengan menjalaninya oenuh kejhusyukan adalah proses pembersihan jiwa," ucap Khofifah. Sehingga manusia bisa meraih fitri di Hari Raya Idul Fitri mendatang. Tak lupa, di mimen itu, Khofifah juga meminta dukungan dan restu atas pencalonannya sebagai gubernur Jawa Timur. Ia menjelaskan pada warga Lamongan, yang ternyata masih banyak yang heran mengapa Khofifah justru mundur dari jabatan Menteri Sosial dan maju di Pilgub. "Kalau jadi Menteri Sosial, saya mensyukuri apa yang ada. Tapi saat ada jalan rusak di Jawa Timur, ada asar yang butuh dibenahi, sekolah diniyah yang membutuhkn Bosda, itu hnya tahu dan melihat. Tidak bisa intervensi," kata ibu empat anak ini. Jika ia menjadi kepala daerah Jawa Timur maka hal tersebut akan bisa diatasi dan dibenahi untuk kemuliaan warga Jawa Timur. Sementara itu, Ruqoyyah, salah satu jamaah pengajian Manaqib dan Burdah Babat Lamongan, mengaku mendukung apa yang dicanangkan Khofifah. "Beliau tulus ingin menyejahterakan rakyat kecil. Insyallah jika dipimpin perempuan Jawa timur akan lebih baik, semoga niat beliau mendapat ridho dari Allah," katanya. Sumber : tribunnews.com
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.